Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Sajak tentang Menunggu

[PUISI] Sajak tentang Menunggu
Unsplash/@dnmgns
Share Article

Menunggu itu tidaklah menyakitkan
Yang menyakitkan adalah mengeluh

Betapa tidak,
Menunggu itu sebuah keindahan
Suatu kerinduan yang menyegarkan hati

Membisikkan kesabaran
Membisukan kebencian
Apakah tega kau pergi dari janji,
Hanya karena menunggu?

Ketidaksadaran menjadi wajar
Di kala masuk mengusik nalurimu
Bukanlah sakit yang kau rasa
Namun, sentuhan cinta yang mendewasakanmu

Menunggu memanglah keindahan
Keindahan yang menyabarkan
Keindahan yang mengarifkan

Sungguh, keluhmu bisa melemahkanmu
Menguras bait-bait bahagiamu
Menjatuhkanmu kepada kosongnya rasa syukur

Menunggulah untuk belajar
Menunggulah untuk mawas diri
Menunggulah untuk menuju hari
Di mana semua tanggung jawab akan dipertanyakan

Desa Buga, 12 Oktober 2019

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team
    Nurkamal
    EditorNurkamal

    Related Articles

    See More