[PUISI] Perihal Rindu

Bagiku, kamu adalah jeda
Lalu setiap jeda memiliki rindunya masing-masing
Aku berpikir keras akhir-akhir ini
Apakah lebih baik melompati jeda itu?
Ataukah menikmati setiap momen yang tercipta?
Sekarang, pertanyaan lain pun tak henti ikut mengusik
Akankah kamu memikirkanku di sini?
Atau sudah lupa tentang bagaimana kisah kita?
Sebenarnya, aku ingin menyampaikan segala rasa padamu
Tapi, ada tembok tak kasatmata yang mengalangiku
Kamu tahu apa itu?
Praduga; tentang rasamu padaku yang tak lagi sama
Ah, aku serasa tanpa arah
Aku berharap secepatnya menemukan jawab atas segala tanya
Baik perihal rinduku atau tentang rasamu
Entah itu rindu yang berakhir temu
Atau rasamu yang telah lama mati
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















