Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    [PUISI] Aku Kalah
    Unsplash.com/jeremyperkins

    Tentang bagaimana, kenapa, dan mengapa rindu itu dijatuhkan padamu
    Mana mungkin aku tahu
    Sedangkan rindu itu datang secara spontan
    Mengikuti kencangnya arus kehidupan

    Kita sama-sama terjebak dalam takdir yang tabu
    Aku dengan cinta yang mengebu
    Kamu dengan rasa yang ambigu
    Tak dapatkah kita bersatu?

    Pada malam-malam sunyi yang manis
    Bintang teramat terang dengan tatapan sinis
    Pada kita yang selalu dirundung bingung
    Sebab hubungan kita terlalu nanggung

    Serta katamu yang tergiang yaitu
    "Jalani aja dulu."
    Lalu kau terus berjalan
    Berjalan
    Berjalan
    Bersama yang lain

    Seandainya teriak ku jalang dapat diucapkan
    Aku akan menyuarakan secara keras
    Seandainya amarahku tanpa kontrol
    Aku akan lebih buas dan beringas
    Namun, kenyataan itu gagal
    Sebab lawanku adalah kamu
    Pujaan dalam hidupku

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Editorial Team