ANTARA FOTO/REUTERS/Jonathan Ernst
Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, The Fed memandang ekonomi AS masih kuat, ini ercermin dari data-data ketenagakerjaan namun di sisi lain perlambatan ekonomi AS bisa berpengaruh negatif seperti membuat beban utang korporasi membengkak.
"Kombinasi dua faktor ini menyebabkan The Fed memilih untuk bersabar dalam menyesuaikan suku bunga acuan," ujar Ibrahim.
Dengan sikap dari The Fed yang terkonfirmasi longgar (dovish), pelaku pasar kian yakin bahwa tingkat suku bunga acuan tidak akan dinaikkan pada tahun ini. Hal ini, dinilai Ibrahim menjadi faktor utama yang menyebabkan dolar menguat sehingga Rupiah melemah.