Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
^^ Perusahaan Makin Selektif Rekrut Karyawan, Skill Pekerja Ikut Berubah
Default Image
  • Perusahaan masih merekrut, tetapi lebih berhati-hati dan selektif saat membuka posisi baru.

  • Posisi yang diprioritaskan berkaitan dengan dampak langsung terhadap pendapatan atau efisiensi.

  • Kebutuhan skill ikut berubah, dengan AI, analitik, otomasi, dan tools konten menjadi nilai tambah di sejumlah posisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa tantangan terbesar dalam mencari kerja saat ini?
Vote Now
2024/2025

Recruitment di perusahaan retail disebut banyak dilakukan untuk expansion.

sekitar 3 bulan lalu

Raka resign dari perusahaan sebelumnya.

23 Sept 2026

Liputan mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan perubahan strategi perusahaan dilakukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa tantangan terbesar dalam mencari kerja saat ini?
Vote Now
  • What?
    Perusahaan Indonesia masih merekrut tenaga kerja, tetapi menjadi lebih selektif dalam membuka posisi baru dan mencari kombinasi skill yang lebih luas.
  • Who?
    Andi Wijaya sebagai pengamat ketenagakerjaan, Clara sebagai HR perusahaan retail, serta Raka sebagai pencari kerja.
  • Where?
    Wawancara dengan Andi dilakukan melalui Zoom. Lokasi perusahaan dan pencari kerja masih belum diketahui.
  • When?
    Catatan liputan bertanggal 23 Sept 2026. Raka resign sekitar 3 bulan lalu, sedangkan recruitment banyak untuk expansion pada 2024/2025.
  • Why?
    Kondisi ekonomi membuat sejumlah perusahaan lebih fokus menjaga operational cost dibanding ekspansi besar-besaran.
  • How?
    Perusahaan memprioritaskan posisi critical, replacement, serta posisi yang berdampak langsung pada revenue atau efficiency. Proses recruitment juga terasa lebih panjang dan spesifik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa tantangan terbesar dalam mencari kerja saat ini?
Vote Now

Perusahaan masih mencari pekerja, tetapi mereka lebih hati-hati memilih orang. Mereka melihat apakah pekerjaan itu penting atau bisa dibagi ke tim yang sudah ada. Raka juga merasa mencari kerja lebih lama dan syaratnya lebih banyak. Beberapa pekerjaan memakai alat otomatis, tetapi pekerja bisa diarahkan ke tugas lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa tantangan terbesar dalam mencari kerja saat ini?
Vote Now

Perubahan strategi rekrutmen tidak berarti seluruh sektor berhenti membuka lowongan. Sejumlah bidang masih memiliki demand tenaga kerja, sementara pekerjaan repetitive dapat dialihkan agar employee mengerjakan task lain. Kebutuhan terhadap AI, analytics, automation, dan content tools juga membuka ruang bagi pekerja untuk menyesuaikan kombinasi skill mereka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa tantangan terbesar dalam mencari kerja saat ini?
Vote Now

Interview dengan Andi Wijaya – pengamat ketenagakerjaan

sekitar 35 menit via zoom.

Topik utama: perusahaan sekarang semakin berhati-hati dalam melakukan hiring.

Menurut Andi kondisi ekonomi membuat beberapa perusahaan lebih fokus menjaga operational cost dibanding ekspansi besar-besaran.

Bukan berarti semua sektor berhenti hiring.

Beberapa sektor masih punya demand tenaga kerja cukup tinggi terutama:

Default Image

teknologi/data

healthcare

sales

logistics

digital marketing

Tapi pola recruitment berubah.

Default Image

Perusahaan sekarang katanya lebih mencari posisi yang punya direct impact terhadap revenue atau efficiency.

Quote Andi:

Default Image

"Perusahaan tetap membutuhkan tenaga kerja, tetapi setiap penambahan posisi sekarang dihitung jauh lebih ketat."

Catatan: cek recording lagi untuk wording exact.

Tentang PHK

Default Image

Andi bilang jangan menyimpulkan kondisi pasar kerja hanya berdasarkan announcement PHK dari beberapa perusahaan besar.

Perlu dibandingkan:

jumlah PHK

vs

jumlah tenaga kerja baru

vs

job vacancy

vs

unemployment rate.

Ada kemungkinan satu industri melakukan efisiensi sementara industri lain justru ekspansi.

Need data BPS terbaru.

Cek data BPS terbaru:

Default Image

tingkat pengangguran terbuka

jumlah angkatan kerja

jumlah penduduk bekerja

sektor dengan penyerapan tenaga kerja terbesar

comparison YoY

Interview HR perusahaan retail — Clara

Default Image

Perusahaannya masih hiring tapi lebih selective.

2024/2025 katanya recruitment banyak untuk expansion.

Sekarang fokus replacement + posisi critical.

Beberapa posisi yang dulu langsung dicari pengganti sekarang dievaluasi dulu.

Pertanyaan internal:

"Apakah posisi ini harus diganti atau pekerjaannya bisa didistribusikan ke existing team?"

Mereka juga mulai menggunakan automation untuk pekerjaan administratif.

Tapi Clara menolak kalau automation disebut otomatis mengurangi tenaga kerja.

Menurut dia lebih tepat: pekerjaan repetitive berkurang → employee diarahkan ke task lain.

Quote:

"Sekarang setiap kebutuhan tenaga kerja harus memiliki alasan bisnis yang lebih jelas."

Menarik → AI

Default Image

Tanya apakah AI mempengaruhi recruitment?

Clara:

YES tapi belum massive.

Yang berubah justru skill requirement.

Contoh marketing sekarang dianggap plus kalau ngerti:

AI tools

analytics

automation

content tools

Untuk data team juga makin banyak requirement terkait AI.

Jadi bukan hanya "AI menggantikan pekerjaan", tapi job description ikut berubah.

Ini bisa jadi secondary angle.

Interview pekerja/job seeker

Default Image

Nama: Raka, 27 tahun.

Resign dari perusahaan sebelumnya sekitar 3 bulan lalu.

Sudah apply sekitar 40-an lowongan.

Interview sekitar 6 perusahaan.

Menurut Raka proses recruitment sekarang lebih panjang.

Ada perusahaan sampai:

HR interview → user interview → test → interview head → offering.

Dia merasa perusahaan makin spesifik cari kandidat.

Beberapa lowongan minta skill yang sebelumnya menurut dia dibagi ke 2 role berbeda.

Quote:

"Lowongannya banyak, tapi requirement-nya terasa semakin panjang."

NOTE: pengalaman Raka hanya anecdotal. Jangan generalisasi sebagai kondisi nasional.

Possible main angle

Default Image

Perusahaan Indonesia masih merekrut tenaga kerja tetapi menjadi lebih selektif dalam membuka posisi baru.

Alternative angle:

Default Image

Pasar kerja berubah: perusahaan mulai mencari pekerja dengan kombinasi skill lebih luas.

AI bisa masuk bagian tengah artikel, jangan jadikan headline kalau evidence kurang.

Need verification / additional data

Default Image

BPS → kondisi ketenagakerjaan Indonesia terbaru.

Kemnaker → cek data PHK kalau tersedia.

Job portal → coba minta data:

jumlah job posting

posisi paling dicari

skill paling dicari

tren hiring YoY

Need another economist maybe untuk balancing statement soal hiring slowdown.

Jangan tulis:

"Indonesia mengalami gelombang PHK"

unless ada data yang benar-benar mendukung.

Lebih aman menjelaskan angka + periode.

Possible structure article

Default Image

Opening → cerita Raka cari kerja.

Masuk ke kondisi hiring perusahaan.

Statement HR Clara.

Data nasional BPS.

Analysis Andi.

Perubahan skill requirement.

AI/automation.

Outlook tenaga kerja ke depan.

Closing → skill adaptation/job seeker.

Possible headline

Default Image

"Perusahaan Makin Selektif Rekrut Karyawan, Skill Pekerja Ikut Berubah"

"Tren Rekrutmen Berubah, Perusahaan Kini Lebih Ketat Buka Posisi Baru"

"AI Mulai Mengubah Kebutuhan Skill di Dunia Kerja, Apa yang Dicari Perusahaan?"

EDITOR NOTES

Default Image

Need fact checking semua angka.

Nama perusahaan Clara belum boleh disebut sebelum approval.

Quote cek dengan recording.

Foto:

job fair

pekerja kantor

interview/recruitment

aktivitas pekerja

Target 800–1.000 words.

Category: Economy / Business

Tags: tenaga kerja, PHK, lowongan kerja, ekonomi Indonesia, AI, rekrutmen

Status: bahan cukup untuk draft, tapi data nasional + satu narasumber tambahan masih diperlukan.

Pilih pandanganmu soal tren rekrutmen

Apa tantangan terbesar dalam mencari kerja saat ini?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article

artikelOnHold-uljt02 Oct 2026, 01:01 WIB
artikelPublish-axig30 Sep 2026, 16:00 WIB
artikelPublish-7mpo29 Sep 2026, 13:58 WIB
artikelPublish-gbbg24 Sep 2026, 17:11 WIB
artikelPublish-q99l22 Sep 2026, 12:04 WIB
artikelPublish-89v421 Sep 2026, 15:24 WIB
artikelPublish-ohmn21 Sep 2026, 14:16 WIB
artikelPublish-on0l21 Sep 2026, 14:14 WIB
artikelPublish-8g2f18 Sep 2026, 14:33 WIB
artikelPublish-4iaw17 Sep 2026, 12:34 WIB
artikelPublish-pind17 Sep 2026, 12:31 WIB
Breaking 117 Sep 2026, 11:19 WIB
artikelPublish-mejz16 Sep 2026, 16:26 WIB
artikelPublish-19d816 Sep 2026, 11:18 WIB
artikelPublish-ut8915 Sep 2026, 16:00 WIB
artikelOnHold-rlla15 Sep 2026, 15:27 WIB
artikelPublish-pvpd14 Sep 2026, 14:37 WIB