Jakarta, IDN Times - Hasil riset Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebutkan mayoritas perempuan pedesaan masih minim literasi keuangan. Hal itu disebabkan tingkat pendidikan yang rendah serta mengalami keterbatasan dalam mengakses informasi.
"Sebanyak 52,3 persen mitra Amartha merupakan lulusan sekolah dasar yang rata-rata berprofesi sebagai pedagang berskala mikro dengan penghasilan kurang dari Rp3 juta per bulan," kata Sekretaris Eksekutif CfDS UGM, Dewa Ayu Diah Angendari di Jakarta, Rabu (6/11).
