edit - Manchester, IDN Times - Reynhard Sinaga, laki-laki Indonesia yang terbukti bersalah dalam 159 kasus penyerangan seksual, termasuk 136 pemerkosaan, di Manchester, Inggris, harus menjalani empat kali sidang terpisah sejak Mei 2018. Namun, tiga sidang berjalan secara tertutup tanpa pemberitaan media.
Baru pada sidang putusan, pengadilan membukanya ke publik. Temuan-temuan di persidangan pun menggemparkan warga Inggris. Rupanya ditutupinya kasus Reynhard bukan tanpa alasan. Salah satunya adalah mengingat betapa besar jumlah para korban yang terungkap dan potensi masih adanya korban yang belum diidentifikasi.
