Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota Baru, PT PP Masih Gali Informasi

Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota Baru, PT PP Masih Gali Informasi
IDN Times/Shemi

Jakarta, IDN Times - Salah satu BUMN yang bergerak di bidang konstruksi dan investasi, PT Pembangunan Perumahan (PT PP) memastikan akan turut serta membangun di ibu kota Indonesia yang baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Tentu ada, pasti ada (pembangunan oleh PT PP di ibu kota baru)," kata Direktur Utama (Dirut) PT Pembangunan Perumahan Lukman Hidayat dalam acara Ngopi BUMN di Kementerian BUMN, Kamis (3/10).

1. Masih menggali informasi dari lembaga dan instansi pemerintah

ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Lukman mengatakan PT PP sedang menyiapkan tim untuk menggali informasi dari lembaga atau instansi pemerintah terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan lainnya.

"Konsep ini kita masih dengarkan dari departemen dan instansi," sebutnya.

2. Mengutamakan pembangunan jaringan sebelum gedung dan perumahan

IDN Times/Maulana
IDN Times/Maulana

Infrastruktur dasar akan menjadi prioritas utama dari PT PP sebelum nantinya mereka membangun gedung atau perumahan. Salah satunya seperti power supply berupa PLTA.

"Kita juga siapkan power supply energi, kita siapkan dulu PLTA misalkan. Kita punya kesempatan sebelum bangun gedung tentu itu dulu," jelas Lukman.

3. Belum ada perkiraan bangunan apa yang akan dibangun ataupun dana yang dibutuhkan

Google Maps
Google Maps

Lukman menambahkan kalau pihaknya terakhir mendengarkan sosialisasi dari Bappenas dan Pekerjaan Umum. Namun ia mengatakan belum ada berapa perkiraan dana yang dibutuhkan untuk membangun, termasuk bangunan apa saja yang akan dibangun di ibu kota baru nantinya.

"Kita sedang mencari informasi sebanyak mungkin. Tinggal pemerintah mau tetapkan apa yang mau pindah duluan. Kita belum tahu karena sektor perumahan akan banyak," katanya.

Share
Topics
Editorial Team
Helmi Shemi
EditorHelmi Shemi
Follow Us

Latest in Business

See More

10 Legenda Rongawi Jomokerto

10 Mar 2026, 10:30 WIBBusiness
artikel baru ramadan 2026

artikel baru ramadan 2026

19 Feb 2026, 09:42 WIBBusiness
Artikel lalal

Artikel lalal

12 Feb 2026, 15:46 WIBBusiness