Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tarif Cukai Rokok Naik, Djarum Patuhi Aturan

Tarif Cukai Rokok Naik, Djarum Patuhi Aturan
IDN Times/Aji

Jakarta, IDN Times - Pemerintah telah resmi menaikkan tarif cukai rokok pada 2020. Itu berarti, harga rokok yang dijual di pasaran bakal melonjak. 

Deputy General Manager PT Djarum, Raymond Portier mengatakan, pihaknya bakal mengikuti ketentuan tersebut. Sebab, beleid itu telah diketok.

"Kita ikutin lah (aturan). Jadi sudah diketok jadi PMK (Peraturan Menteri Keuangan), kalau enggak ikutin ya gimana," ujar Raymond di kantor IDN Media, Jakarta, Senin (28/10). 

1. Aturan kenaikan tarif cukai

IDN Times/Arief Rahmat
IDN Times/Arief Rahmat

Kenaikan tarif cukai telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152/PMK.010/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK Nomor 146/PMK.010/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

Dalam PMK teranyar ini, rata-rata kenaikan tarif CHT tahun 2020 sebesar 21,55 persen. Angka ini di bawah kenaikan tarif yang diumumkan sebelumnya sebesar 23 persen.

2. Waspada PHK massal

Ilustrasi pabrik rokok. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Ilustrasi pabrik rokok. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Sebelumnya, Ketua Gabungan Persatuan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) Henry Najoan mengatakan, hal tersebut berpotensi membuat perusahaan rokok melakukan efisiensi dalam waktu jangka panjang.

"Kalau masalah PHK sudah tergantung kemampuan masing-masing perusahaan. Tapi jangka panjang akan dilakukan efisiensi," katanya di Jakarta belum lama ini.

3. Alasan pemerintah naikkan cukai rokok

IDN Times/Aji
IDN Times/Aji

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan alasan pemerintah menaikkan tarif cukai. Antara lain seperti mengurangi konsumsi, mengatur industrinya, dan ketiga, untuk penerimaan negara.

"Jadi di dalam penetapan mengenai cukai rokok ini kita memperhatikan tiga hal tersebut. Yakni bagaimana kebijakan cukai rokok bisa mengurangi konsumsi rokok. Bagaimana dia bisa mengatur industrinya, dan yang ketiga tetap menjaga penerimaan negara," jelas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah
EditorSunariyah
Follow Us

Latest in Business

See More

10 Legenda Rongawi Jomokerto

10 Mar 2026, 10:30 WIBBusiness
artikel baru ramadan 2026

artikel baru ramadan 2026

19 Feb 2026, 09:42 WIBBusiness
Artikel lalal

Artikel lalal

12 Feb 2026, 15:46 WIBBusiness