Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tak Peduli Ada Kementerian Baru, Apindo: yang Penting Esensinya

IDN Times/Teatrika Handiko Putri
IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Jakarta, IDN Times – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sutrisno Iwantono enggan menanggapi kabar perubahan nomenklatur lembaga pemerintahan untuk periode 2019-2024. Presiden Joko Widodo akan mengubah Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) menjadi Kementerian Investasi.

Sementara sektor perdagangan akan dibagi menjadi dua yaitu perdagangan dalam negeri dan perdagangan luar negeri. Untuk perdagangan luar negeri rencananya akan dipindahkan di bawah Kementeriam Luar Negeri (Kemenlu).

“Kita belum tahu perubahan nomenklatur seperti apa. Semua punya pandangan dan alasan sendiri. Bagi saya perubahan itu oke-oke saja dengan tujuan dan esensinya bukan di situ. Tapi so what setelah itu?” kata Sutrisno di sebuah diskusi di Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (4/9).

1. Apindo menilai yang penting adalah esensinya

IDN Times / Shemi
IDN Times / Shemi

Bagi Sutrisno bukan soal perubahan nomenklatur kementerian yang penting, tapi esensi untuk meningkatkan invetasi dalam negeri. “Sektor penting yang diarahkan di tingkat internasional harus dipilih. Sektor yang bisa menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah,” ujarnya.

2. Jangan asal ubah nomenklatur, awas ada bahaya ego sektoral

IDN Times/Teatrika Handiko Putri
IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Sutrisno juga mengingatkan Jokowi untuk hati-hati mengubah nomenklatur lembaga pemerintahan. Salah ubah, bisa muncul ego sektoral antar lembaga dan membuat tidak akur.

“Misal kalau kemudian perdagangan internasional di Perindustrian masih oke tapi kalau ditempelkan di Kemenlu, itu ada pemisahan. Gak mungkin produksi dalam negeri, yang ada ego sektoral dan gak akur. Kalau diubah harusnya dalam konteks value chain, jangan ditaruh di Kemenlu, nyambung dalam negeri gak bisa,” jelasnya.

3. Awal mula rencana Jokowi sebut perubahan nomenklatur

IDN Times/Tunggul Kumoro
IDN Times/Tunggul Kumoro

Agustus lalu, Jokowi mengungkapkan akan ada perubahan nomenklatur kementerian dalam pemerintahan periode keduanya yang dimulai Oktober mendatang. Dia mengatakan, ada kementerian yang digabung dan adapula kementerian baru. Sayangnya ia belum bersedia menjelaskan secara rinci kebijakannya itu.

“Ada (perubahan nomenklatur). Ada yang digabung. Ada yang baru,” kata Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (14/8).

Share
Topics
Editorial Team
Helmi Shemi
EditorHelmi Shemi
Follow Us

Latest in Business

See More

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness
E_8IbBkVIAk8LeP.jpg

artikel community 3

28 Nov 2025, 15:16 WIBBusiness
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

Cek carousel

24 Nov 2025, 10:02 WIBBusiness
ss_0b9594934db8a1457c915e200f9d0d9b447a3df4.1920x1080.jpg

Artikel test data

21 Nov 2025, 13:41 WIBBusiness
Nulla facilisi

dwedwe

19 Nov 2025, 14:39 WIBBusiness