Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Suku Bunga Ditahan, Ekonom: BI Menyadari Transmisi Bermasalah

IDN Times/Panji Galih
IDN Times/Panji Galih

Jakarta, IDN Times - Setelah memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebanyak empat kali selama Juli-Oktober 2019 sebesar 100 basis poin, Bank Indonesia akhirnya memutuskan untuk mempertahankan acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar lima persen dalam Rapat Dewan Gubernur periode yang dilakukan pada 20-21 November.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai ditahannya suku bunga acuan lantaran Bank Sentral menyadari adanya masalah pada dampak penurunan suku bunga sebanyak 100 bps yang belum terlihat.

"Artinya BI menyadari bahwa transmisi penurunan bunga acuan bermasalah," ujarnya saat dihubungi IDN Times, Kamis (21/11). 

1. Transmisi bermasalah lantaran pemerintah agresif menerbitkan utang

IDN Times/Arief Rahmat
IDN Times/Arief Rahmat

Hal tersebut berdampak pada pengetatan likuiditas. Loan to Deposit Ratio (LDR) atau rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (DPK) juga masih di atas 94 persen. 

"Ini gara gara pemerintah agresif terbitkan utang jadi crowding out sedot dana deposito perbankan. Bank lambat merger dan akuisisi juga jadi penyebab struktural," jelas dia.

2. Ditahannya suku bunga 7DRR sudah diprediksi

Direktur Riset Center Of Reform on Economics (CORE) Pieter Abdullah. IDN Times/Hana Adi Perdana
Direktur Riset Center Of Reform on Economics (CORE) Pieter Abdullah. IDN Times/Hana Adi Perdana

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Piter Abdullah telah memperkirakan bahwa suku bunga acuan bakal ditahan. Menurut dia, hal itu dilakukan Bank Sentral agar efek dari penurunan suku bunga bisa terimplementasi dengan baik. 

"Sekarang ini kan apa yang sudah di turunkan, kebijakan pelonggaran belum berdampak besar terhadap likuiditas di sektor keuangan, suku bunga masih tunggu. Saya kira Bank Indonesia harus menahan dulu," jelas Piter.

3. Penurunan suku bunga sudah dilakukan empat kali sebanyak 100 bps

IDN Times/Hana Adi Perdana
IDN Times/Hana Adi Perdana

Adapun penurunan suku bunga BI sepanjang tahun hingga saat ini telah terjadi berturut-turut sebanyak empat kali yaitu 18 Juli 2019 menjadi 5,75 persen, 22 Agustus 2019 menjadi 5,50 persen, 19 September 2019 menjadi 5,25 persen dan 24 Oktober 2019 menjadi 5 persen.

Share
Topics
Editorial Team
Hana Adi Perdana
EditorHana Adi Perdana
Follow Us

Latest in Business

See More

[QUIZ] Jawab Pertanyaan Ini, Kami Tahu Inspirasi Taman Depan Rumahmu!

09 Jan 2026, 09:36 WIBBusiness
SLL-Surely-Tomorrow_PR-Still_Release-Date-Sept-09-2025-NO-RELEASE-BEFORE-JTBC-1366x2048.jpg

The Shawshank Redemption

07 Jan 2026, 11:41 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

artikel coba

18 Des 2025, 00:00 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness
E_8IbBkVIAk8LeP.jpg

artikel community 3

28 Nov 2025, 15:16 WIBBusiness
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

Cek carousel

24 Nov 2025, 10:02 WIBBusiness