Jakarta, IDN Times - Di tengah masifnya digitalisasi perbankan di Indonesia, startup asal Rusia bernama Airome Technologies yang bergerak di pengembangan solusi keamanan siber kini mengembangkan software teranyar mereka bernama PayConfirm. CEO Airome Technologies Denis Kalemberg menilai masifnya digitalisasi juga berdampak pada munculnya ancaman keamanan siber, seperti hacker dan lainnya.
"Indonesia adalah negara ketiga terlemah yang menjadi sasaran cyber security setelah Amerika Serikat dan India," kata Denis di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11).
Airome menyediakan perangkat lunak client-server yang aman untuk mengkonfirmasi atau menandatangani secara digital segala bentuk operasi, termasuk konfirmasi transaksi atau penandatanganan dokumen elektronik di smartphone.
