Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sri Mulyani Sindir Pejabat Daerah yang Korupsi Dana Pendidikan

IDN Times / Auriga Agustina
IDN Times / Auriga Agustina

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyindir pejabat daerah yang masih saja melakukan korupsi dana pendidikan. Ia mengungkapkan dana pendidikan pusat disalurkan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah masih dikorupsi selama ini.

"Tadinya saya pikir gak ada korupsi, tapi ternyata ada," katanya di Jakarta, Sabtu (30/11).

1. Kementerian Pendidikan hanya mengelola 20 persen anggaran pendidikan

Ilustrasi anggaran (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi anggaran (IDN Times/Arief Rahmat)

Selama ini, kata Sri Mulyani, masyarakat kerap menyalahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan jika terjadi persoalan terkait kondisi guru. Padahal, menurutnya, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan guru memakan 80 persen porsi anggaran pendidikan. Kementerian Pendidikan hanya mengelola sisanya atau sebesar 20 persen.

"Tapi semua masalah dari kondisi guru, sekolah sampai murid yang disalahkan dia. Ini harus kita hadapi dan kita bicarakan," tuturnya.

2. Sebanyak Rp200 triliun anggaran pendidikan disalurkan ke daerah

Menteri Keuangan Sri Mulyani. IDN Times/Hana Adi Perdana
Menteri Keuangan Sri Mulyani. IDN Times/Hana Adi Perdana

Lebih lanjut, mantan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan anggaran pendidikan yang tertuang dalam APBN 2020 sebesar Rp508 triliun. Sebanyak Rp200 triliun di antaranya, disalurkan untuk gaji guru termasuk tunjangan, dan sertifikasi guru, serta BOS di daerah.

"Pemerintah kasih APBD langsung ke sekolah by name by addres," tuturnya.

3. Sri Mulyani nilai sektor pendidikan hal yang sangat penting

(Museum Pendidikan Surabaya) IDN Times
(Museum Pendidikan Surabaya) IDN Times

Sri Mulyani menganggap sektor pendidikan merupakan salah satu hal yang penting sejak era Reformasi. Untuk itu, penting bagi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan.

"Pas Reformasi, Indonesia kesal dengan kualitas pendidikan. Tahun 1997-1998 krisis ekonomi dan kita rasa pendidikan kita jelek banget," katanya.

Share
Topics
Editorial Team
Auriga Agustina
EditorAuriga Agustina
Follow Us

Latest in Business

See More

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness
E_8IbBkVIAk8LeP.jpg

artikel community 3

28 Nov 2025, 15:16 WIBBusiness
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

Cek carousel

24 Nov 2025, 10:02 WIBBusiness
ss_0b9594934db8a1457c915e200f9d0d9b447a3df4.1920x1080.jpg

Artikel test data

21 Nov 2025, 13:41 WIBBusiness
Nulla facilisi

dwedwe

19 Nov 2025, 14:39 WIBBusiness