Skema One Way Tol Trans-Jawa Hingga Brebes Sudah Tahap Finalisasi

Jakarta, IDN Times - Dalam mengantisipasi kemacetan saat mudik Lebaran, Pemerintah berencana menerapkan one way di sebagian ruas yang terintegrasi dengan Tol Trans Jawa. Rencana tersebut sudah masuk dalam tahap finalisasi.
Kepala Sub Bidang Operasional dan Pemeliharaan II Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Joko Santoso, mengatakan kemacetan yang terjadi di jalur Cikampek menjadi menjadi alasan penerapan one way. Karena itu, Tol Jakarta-Cikampek menjadi garis start penerapan one way di Tol Trans Jawa.
1. Titik one way di KM 29 hingga KM 262

Joko mengatakanPara pengendara akan diarahkan menggunakan jalur one way mulai dari ruas Tol Jakarta yakni pada KM 29 Gerbang Tol Cikarang Utama dan KM 262 Gerbang Tol Brebes.
"Adapun saat arus balik, penerapan one way akan dilakukan dari KM 188 di gerbang Tol Palimanan sampai ke Cikarang Utama KM 29," ujarnya di Hotel Ibis Cawang, Jakarta, Selasa (7/5).
2. Tunggu deklarasi Kemenhub

Menurut Joko, skema one way merupakan salah satu hasil dari evaluasi tahun lalu. Saat itu, kebijakan satu arah sempat diterapkan pada tol fungsional dan berlangsung sukses untuk mengurai kepadatan
Sejatinya skema ini telah dirancang sejak Mei tahun lalu bersama Kementerian Perhubungan dan juga pihak kepolisian. Dia melanjutkan, kemungkinan akan diberlakukan selama 24 jam setiap harinya, namun harus menunggu deklarasi lebih lanjut dari Kemenhub.
3. Akan ada 71 rest area di Tol Trans Jawa

Dia menambahkan, untuk melayani masyarakat selama mudik nanti Tol Trans Jawa menyediakan 71 rest area, di mana 55 rest area siap dioperasikan sementara 16 lainnya masih tahap konstruksi.
"Kita sediakan rest area sampai Brebes dan Surabaya, rest area agak tertinggal saat ini masih tahap kontruksi meski belum jadi tapi wajib disediakan tempat istirahat, toilet, parkir dan musala," jelasnya.
Joko mengimbau agar masyarakat melakukan antisipasi mengisi uang elektronik sebelum mudik, sebab pada tahun lalu masyarakat berhenti di rest area hanya untuk mengisi uang elektronik, hal itu menyebabkan terjadinya kemacetan.
4. Daftar tarif Tol Trans Jawa

Selanjutnya, yang tidak kalah pentingnya, menurut Joko pemudik harus mengetahui berapa besaran tarif yang harus dikeluarkan untuk satu gerbang Tol.
Berikut beberapa tarif Golongan 1 yang harus dibayarkan di gerbang tol :
Jakarta- Probolinggo Rp727.500
Jakarta - Semarang Rp349.500
Jakarta - Cirebon (Via GT Kanci) Rp144.000
Jakarta - Cirebon (Via GT Palimanan) Rp132.000
Jakarta - Solo Rp426.500
Jakarta - Surabaya Rp675.500
Jakarta - Pasuruan (Grati) Rp727.500









