Jakarta, IDN Times - Juru bicara Presiden Joko "Jokowi" Widodo, Fadjroel Rachman, enggan menanggapi sikap Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) yang menolak mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok duduk di kursi direksi maupun komisaris PT Pertamina (Persero).
Menurut Fadjroel, hal yang dipermasalahkan serikat pekerja Pertamina terkait penempatan Ahok di Badan Usaha Milik Negara adalah kewenangan bukan kewenangan Istana.
"Tanya ke (Menteri BUMN) Pak Erick Thohir karena lingkup tugas beliau," ujar Fadjroel di Kompeks Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (18/11).
