Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sediakan Avtur Murah, Pertamina Terkendala Infrastruktur

Sediakan Avtur Murah, Pertamina Terkendala Infrastruktur
Antara

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa infrastruktur masih menjadi tantangan untuk menyediakan harga avtur yang lebih murah. Pasalnya, ada beberapa wilayah yang proses distribusinya memakan waktu yang cukup panjang.

"Kami sadari memang di Indonesia bagian timur khususnya yang infrastrutkturnya sulit, berbeda dengan negara lain misalnya negara tetangga kita yang tidak ada pulau-pulau," kata Nicke di Jakarta, Selasa (22/11).

1. Distribusi avtur dilakukan mulai dari depo BBM sampai ke bandara

Pasokan avtur oleh Pertamina DPPU Satelit di Yogyakarta International Airport, Kulon Progo.
Pasokan avtur oleh Pertamina DPPU Satelit di Yogyakarta International Airport, Kulon Progo.

Nick mengungkapkan, proses distribusi dilakukan mulai dari Kilang Cilcap yang merupakan tempat produksi avtur. Hasil avtur diangkut melalui kapal untuk dibawa ke depo BBM besar yang ada di salah satu titik. Selanjutnya, avtur bakal diangkut lagi hingga ke pelabuhan kecil untuk kemudian distribusikan melalui kapal dan disambung oleh truk yang akan membawanya ke bandara tujuan.

"Jadi tantangan kita membangun distribusinya supaya bisa menekan biaya. Kita negara archipelago 17 ribu pulau," jelas Nicke.

2. Pertamina bakal resmikan pembangunan infrastruktur penunjang produksi migas

Kilang minyak Pertamina. IDN Times/Surya Aditya
Kilang minyak Pertamina. IDN Times/Surya Aditya

Mantan Direktur Perencanaan PT PLN (Persero) ini mengungkapkan bahwa pada ulang tahun Pertamina ke-62, perseroan bakal meresmikan sejumlah infrastruktur produksi migas. Nicke menyebut salah satu yang diresmikan adalah infrastruktur untuk menambah ketahanan avtur yang ada di wilayah timur Indonesia.

"Salah satunya infrastruktur untuk menambah ketahanan avtur khususnya di wilayah timur, Sorong, dari yang tadinya ketahanannya 2,5 hari jadi 22 hari. Jadi ketahanan untuk avtur BBM ini kita tingkatkan," ungkapnya.

3. Sebanyak 81 persen avtur dialokasikan untuk dalam negeri

(Ilustrasi maskapai penerbangan) ANTARA FOTO/Umarul Faruq
(Ilustrasi maskapai penerbangan) ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Sebagai informasi, Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra mengatakan, porsi penyediaan avtur ke domestik tercatat sebesar 81 persen, sementara internasional hanya mendapat jatah 19 persen.

Dari total distribusi untuk dalam negeri, Garuda sebesar 31 persen, Lion Air 24 persen, Citilink 9 persen dan Sriwijaya Air 8 persen serta sisanya untuk yang lain. "Yang (maskapai) luar, Qatar Airways paling besar 12 persen," katanya.

Share
Topics
Editorial Team
Hana Adi Perdana
EditorHana Adi Perdana
Follow Us

Latest in Business

See More

10 Legenda Rongawi Jomokerto

10 Mar 2026, 10:30 WIBBusiness
artikel baru ramadan 2026

artikel baru ramadan 2026

19 Feb 2026, 09:42 WIBBusiness
Artikel lalal

Artikel lalal

12 Feb 2026, 15:46 WIBBusiness