Jakarta, IDN Times - Rupiah ditutup menguat 68,0 poin atau 0,48 persen ke level Rp14,159 terhadap dolar AS. Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim, mengatakan hal itu disebabkan aktivitas bisnis Tiongkok yang masih mampu membukukan ekspansi di tengah eskalasi perang dagang dengan AS.
Hal ini tercermin dari Purchasing Manager's Index (PMI) Agustus versi Caixin menunjukkan adanya lonjakan aktivitas pada sektor Jasa Negeri Tiongkok yang merupakan level tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Hasil PMI sektor jasa Tiongkok Agustus tercatat sebesar 52,1 poin, lebih tinggi dari capaian Juli yang sebesar 51,6 poin.
Menurutnya, itu memberi harapan pada pelaku pasar bahwa perekonomian Tiongkok dan pasokan global masih memiliki peluang untuk tumbuh.
"Pesanan baru tumbuh ke level paling tinggi dalam empat bulan terakhir, penjualan luar negeri tetap tumbuh solid, dan indeks ketenagakerjaan melesat ke level tertinggi sejak Juni 2018, dilansir dari Trading Economics," tuturnya, Rabu (4/9).
