Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rizal Ramli Kritik Rencana Sri Mulyani Soal Tax Amnesty Jilid II

IDN Times/Hana Adi Perdana
IDN Times/Hana Adi Perdana

Jakarta, IDN Times - Pemerintah memunculkan wacana untuk melaksanakan paket kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak jilid II. Langkah ini dilakukan lantaran pada kebijakan tax amnesty jilid I pada Juli 2016 hingga Desember 2017 lalu, jumlah wajib pajak (WP) yang melapor sangat rendah, yakni hanya 1 juta WP.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman sekaligus Ekonom Senior, Rizal Ramli mengatakan, rencana tax amnesty jilid II sebagai langkah konyol. Menurut dia, program tersebut telah gagal.

"Mau ada ide lagi tax ambesty 2. Ini bener bener konyol. Yang pertama saja gagal total. Harusnya dengan TA pembayar pajak bisa besar tapi kenyataannya merosot," ujarnya dalam diskusi di kantornya, Jakarta, Senin (12/8).

1. Rizal klaim rasio pajak pada eranya lebih tinggi

IDN Times/Daruwaskita
IDN Times/Daruwaskita

Pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Gus Dur ini mengklaim pernah berhasil mencatatkan rasio pajak hingga 12,5 persen. Menurutnya, hal itu tidak bisa dilakukan oleh Sri Mulyani.

Perlu diketahui, rasio pajak merupakan perbandingan atau persentase penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) dimana hal itu juga merupakan salah satu indikator untuk menilai kinerja penerimaan pajak.

"Waktu kami jadi Menko tahun 2000 tax ratio kita 12,5 persen. Ini menunjukkan kegagalan utama dari Menkeu terbalik," tuturnya.

2. Sri Mulyani dianggapnya gagal meningkatkan rasio pajak

IDN Times/Aldzah Fatimah Aditya
IDN Times/Aldzah Fatimah Aditya

Lebih lanjut, Rizal Ramli menilai saat ini gagal meningkatkan rasio pajak khususnya dalam penerimaan perpajakan (tidak termasuk bea cukai, royalti SDA migas dan tambang, serta lain-lain). Dalam tiga tahun terakhir, rasio pajak stagnan berada di angka 8 persen. Pada 2016 rasio pajak sebesar 8,91 persen, lalu 2017 8,47 persen dan 2018 8,85 persen.

"Salah satu tugas utama dari Menkeu adalah meningkatkan tax ratio ini agar kita ga bergantung sama utang. Tapi kalau merosot makin lama kita makin bergantung sama utang," ungkapnya.

3. Rencana tax amnesty didasari pertimbangan pengusaha

IDN Times/Aldzah Fatimah Aditya
IDN Times/Aldzah Fatimah Aditya

Sebelumnya, Sri Mulyani mengatakan bahwa keinginan untuk melaksanakan tax amnesty jilid II didasari atas pertimbangan dari pelaku usaha. Mereka mengaku menyesal lantaran tidak berpartisipasi pada kebijakan sebelumnya.

Melalui tax amnesty jilid II, diharapkan kontribusi pengusaha untuk meningkatkan rasio pajak pemerintah bisa berdampak. “Mereka meminta pemerintah menggelar tax amnesty lagi,” tuturnya.

Share
Topics
Editorial Team
Hana Adi Perdana
EditorHana Adi Perdana
Follow Us

Latest in Business

See More

[QUIZ] Jawab Pertanyaan Ini, Kami Tahu Inspirasi Taman Depan Rumahmu!

09 Jan 2026, 09:36 WIBBusiness
SLL-Surely-Tomorrow_PR-Still_Release-Date-Sept-09-2025-NO-RELEASE-BEFORE-JTBC-1366x2048.jpg

The Shawshank Redemption

07 Jan 2026, 11:41 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

artikel coba

18 Des 2025, 00:00 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness
E_8IbBkVIAk8LeP.jpg

artikel community 3

28 Nov 2025, 15:16 WIBBusiness
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

Cek carousel

24 Nov 2025, 10:02 WIBBusiness