Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PUPR Minta Normalisasi Kali Babakan Brebes Rampung 10 Hari

PUPR Minta Normalisasi Kali Babakan Brebes Rampung 10 Hari
Istimewa / Kementerian PUPR

Jakarta, IDN Times - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan normalisasi dengan pengerukan dan pelebaran alur Kali Babakan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah sepanjang empat kilometer untuk menanggulangi banjir yang terjadi di kawasan itu pada Rabu (8/1).

"Di lokasi ini banjir disebabkan ada 2 tanggul yang jebol di Cikeusal dan Cisolor," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/1).

1. Kementerian BUMN tunjuk PT WIKA untuk mengerjakan normalisasi Kali Babakan

www.wika.co.id
www.wika.co.id

Untuk proyek normalisasi Kali Babakan ini, Basuki menunjuk PT Wijaya Karya (WIKA). Ia menekankan kepada PT Wika untuk menyelesaikan dalam waktu 10 hari.

"Saya minta dalam seminggu atau paling lama 10 hari, pengerukan kali sepanjang empat km dari Desa Cikeusal sampai Desa Ketanggungan sudah selesai," ujarnya.

2. Penggunaan alat berat untuk pengerukan

Istimewa / Kementerian PUPR
Istimewa / Kementerian PUPR

Basuki menyarankan agar PT Wika mengeruk dan melebarkan kali tersebut dengan menggunakan alat berat agar mempercepat prosesnya.

"Untuk material normalisasi dari pengerukannya akan dipadatkan untuk menjadi tanggul. Kita akan kerjakan lebih baik," kata Basuki.

3. Hitung biaya normalisasi belakang

Istimewa / Kementerian PUPR
Istimewa / Kementerian PUPR

Untuk perkiraan biaya penanganan darurat, Basuki meminta perhitungan dilakukan setelah pekerjaan selesai.

"Karena ini penunjukan langsung darurat, akan dikerjakan dulu dengan administrasi yang tertib dan nanti direview oleh BPKP, baru kemudian dibayar," katanya.

Selain Kali Babakan Kementerian PUPR juga melakukan penanganan cepat untuk daerah terdampak bencana lain. Misalnya di Lebak, Bekasi, Bogor, Brebes hingga Indramayu.

"Jadi sama seperti daerah lain di Lebak, Bogor, Grobogan, dan juga Brebes, saya akan terus memantau hingga Indramayu. Ini harus saya tangani, karena sesuai prediksi BMKG, puncaknya (hujan) akan jatuh di bulan Februari nanti," tutur Basuki.

 

 

Share
Topics
Editorial Team
Helmi Shemi
EditorHelmi Shemi
Follow Us

Latest in Business

See More

10 Legenda Rongawi Jomokerto

10 Mar 2026, 10:30 WIBBusiness
artikel baru ramadan 2026

artikel baru ramadan 2026

19 Feb 2026, 09:42 WIBBusiness
Artikel lalal

Artikel lalal

12 Feb 2026, 15:46 WIBBusiness