Jakarta, IDN Times - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana menyatukan dana pensiun yang selama ini dikelola di masing-masing perusahaan pelat merah. Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menuturkan rencana ini harus menunggu restu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Presiden Joko "Jokowi" Widodo.
"Nanti disatukan semua tapi ini karena dia menyangkut keuangan jadi harus minta persetujuan Menkeu. Kalau Ibu Menteri nya setuju maka ini akan disatukan. Dan nantinya namanya dia akan digabungkan mau gak mau lewat persetujuan Pak Presiden," ujarnya Selasa (7/1) malam.
