Jakarta, IDN Times - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai pemerintah perlu membahas lebih rinci omnibus law, khususnya yang berkaitan dengan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ia khawatir ada bias dalam omnibus law sehingga tiap pelaku usaha akan disamaratakan.
“Jangan bias pengusaha besar, jangan bias industri besar saja, tapi sekaligus ini untuk mendorong, menginklusi, mengarus-utamakan UKM yang industri kecil,” kata Yustinus di kantor Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUK), Jakarta, Senin (6/1).
