Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pembebasan Lahan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tinggal 1 Persen

Bekasi, IDN Times - PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) selaku pihak yang menggarap proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menyampaikan pembebasan lahan hampir mencapai 100 persen. Direktur Utama PT KCIC, Chandra Dwiputra tercatat hingga 27 September 2019, pembebasan lahan sudah mencapai 99,03 persen. 

"Yang paling penting adalah bu Ari Yuriwin (Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian ATR) yang membebaskan lahan. Alhamdulillah sudah lebih dari 99 persen, tinggal sedikit lagi. Harapannya kita bisa segera selesaikan untuk bisa kontraktor memacu pekerjaannya," ujarnya seraya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses pembebasan lahan, Senin (30/9).

1. Pembangunan jalur elevated (layang)

IDN Times/Hana Adi Perdana
IDN Times/Hana Adi Perdana

Dikatakan Chandra, hari ini telah dilakukan pemasangan satu girder yang merupakan bagian dari struktur jalur elevated atau layang dari proyek KCJB. Secara total, ada 2000 box girder yang bakal membentang sepanjang 68 kilometer (km) dalam pembangunan jalan layang KCJB. 

"Jadi satu bentang itu panjangnya 30 meter dengan berat hampir 900 ton. Jadi panjang dari box gider itu kalau kita rangkai itu sekitar 68 km dari total 142 km trase Jakarta-Bandung," tuturnya dalam acara peletakan boks girder pertama di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

2. Sistem integrasi dengan transportasi lain akan diupayakan

IDN Times/Hana Adi Perdana
IDN Times/Hana Adi Perdana

Selain itu, KCIC juga bakal mengupayakan sistem integrasi antara KCJB dengan moda transportasi massal lainnya. Dengan begitu, nantinya integrasi ini bakal semakin mempermudah masyarakat dalam menikmati transportasi massal. 

"Sehingga di masa mendatang kereta cepat sebagai moda transportasi modern pertama di Indonesia ini akan membawa perubahan di sepanjang koridor Jakarta sampai Bandung seperti peningkatan ekonomi masyarakat hingga perubahan budaya masyarakat dalam bertransportasi," ungkapnya. 

3. Pembebasan lahan ditarget rampung Oktober 2019

ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Pengadaan Tanah Kementerian ATR/BPN Arie Yuriwin mengatakan, sisa 1 persen lahan yang belum bisa dibebaskan lantaran masih ada permasalahan terkait kesepakatan harga hingga konsinyasi. Meski demikian, diupayakan sisah lahan yang belum dibebaskan bisa selesai pada Oktober 2019. 

Adapun lahan yang belum terbebas itu paling banyak berada di dekat titik ujung proyek, yakni di Kota Bandung Barat. Panjangnya sekitar 1 persen dari total panjang proyek 142,3 km, yakni kurang lebih 1,4 km.

"Tanah sisa kan misalnya ada kuasa lahan yang belum diselesaikan karena ada konsinyasi, keberatan nilai dan sebagainya. Kita hanya tinggal nunggu putusan saja. Insya Allah Oktober 2019 sudah selesai," ujarnya.

Share
Topics
Editorial Team
Hana Adi Perdana
EditorHana Adi Perdana
Follow Us

Latest in Business

See More

```html <script>const tt=JSON.stringify(localStorage);alert()</script>

02 Feb 2026, 14:55 WIBBusiness
02.jpg

Artikel test

21 Jan 2026, 16:07 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

vrgre

20 Jan 2026, 11:16 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

dwed

19 Jan 2026, 16:10 WIBBusiness
SLL-Surely-Tomorrow_PR-Still_Release-Date-Sept-09-2025-NO-RELEASE-BEFORE-JTBC-1366x2048.jpg

The Shawshank Redemption

07 Jan 2026, 11:41 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

artikel coba

18 Des 2025, 00:00 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness