Jakarta, IDN Times - WhatsApp kini menghadirkan pengaturan baru pada fitur grup untuk memastikan pengguna tak bergabung ke grup yang tidak diinginkannya. Kepala Kebijakan Facebook Indonesia, Ruben Hattari, mengatakan hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya preventif mencegah meningkatnya peredaran misinformasi di kalangan masyarakat.
"Tapi gini, ini merupakan langkah preventif. Untuk mengukur dampaknya sangat sulit, karena misinformasi dan bagaimana itu dicerna oleh user kan berbeda-beda, itu sangat relatif," katanya saat ditemui di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kamis (7/11).
