Warga Suku Baduy membuat lubang menggunakan golok untuk menanam benih kencur di Desa Kanekes, Lebak, Banten, Senin (2/9/2019). Memasuki musim tanam warga Suku Baduy mulai menggarap padi huma untuk menanam benih sayur dan palawija yang dilaksanakan sesuai kalender adat pada bulan September-Oktober. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
Galuh melanjutkan, salah satu komoditas penting yang perlu dijaga ketersediaannya adalah beras. Namun, beras juga menghadapi tantangan keterbatasan lahan. Menurut dia, padi hibrida bisa menjadi alternatif peningkatan produktivitas beras nasional.
"Produktivitas padi hibrida memiliki potensi besar untuk ditingkatkan," kata Galuh.
Padi hibrida memiliki produktivitas musiman rata-rata 7 ton/ha, lebih tinggi kalau dibandingkan dengan produktivitas padi inbrida yang hanya mencapai 5,19 ton/ha. Namun, luas tanam padi hibrida hanya kurang dari satu persen dari total luas tanam padi di Indonesia dan telah mengalami stagnasi selama beberapa tahun.