Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Marak Praktik Rentenir Bank Emok, OJK: Waspada Saat Pinjam Uang

Ilustrasi uang
Ilustrasi uang

Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan mengimbau masyarakat lebih hati-hati dalam meminjam uang. Sebab, fenomena rentenir berkedok pinjaman mikro atau koperasi yang dikenal Bank Emok kembali marak di wilayah Jawa Barat.

"Praktik rentenir kerap terjadi di banyak daerah di Indonesia, istilah berbeda-beda mungkin. Biasanya menyasar masyarakat yang belum mempunyai akses terhadap lembaga jasa keuangan," kata Juru Bicara OJK Sekar Puti Djarot kepada IDN Times, Selasa (19/11).

1. OJK meningkatkan literasi dan akses keuangan di daerah terpencil

caption
caption

Untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir, kata Sekar, OJK terus meningkatkan literasi dan akses keuangan kepada UMKM dan masyarakat di daerah terpencil. OJK bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui TPAKD, memfasilitasi penyaluran kredit usaha rakyat, dan mendorong perluasan agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor).

"Kami juga memfasilitasi pendirian Bank Wakaf Mikro, memperluas Program JARING (Penyaluran kredit-Jangkau, Sinergi, dan Guideline) dan mendukung program pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial non tunai," ungkapnya.

2. Masyarakat bisa lapor bila menemukan bank berizin OJK yang melakukan praktik rentenir

(Ilustrasi uang)
(Ilustrasi uang)

Dengan meningkatnya literasi dan akses keuangan ke wilayah-wilayah pedalaman tersebut, lanjut dia, diharapkan praktik rentenir berangsur-angsur mulai dilepaskan warga.

"Kalau ada bank perkreditan rakyat atau lembaga jasa keuangan yang berizin dari OJK dan melakukan praktik yang tidak baik, dipersilakan diadukan ke OJK untuk tindakan selanjutnya. Supervisory action," ungkapnya.

3. Bank Emok mematok bunga pinjaman hingga 30 persen

Puteri Komarudin
Puteri Komarudin

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR, Puteri Komarudin, mengungkapkan hasil temuan di dapilnya soal Bank Emok. Bank Emok berasal dari Bahasa Sunda yang berarti duduk lesehan. Praktik ini memberikan pinjaman kepada ibu-ibu rumah tangga dengan bunga yang mencekik.

Menurut Politisi Partai Golkar itu, Bank Emok sudah banyak menelan korban. Hampir di setiap kunjungan kampanyenya Puteri mendengar keluhan korban bank emok ini.

“Dari tiga kabupaten (Purwakarta, Karawang, Bekasi) aku gak tahu jumlah (korban) pastinya, tapi di setiap desa yang aku kunjungi, kasus bank emok ini ada,” ujarnya.

Puteri menjelaskan Bank Emok ini sangat merugikan nasabahnya. Sebab, bunga pinjaman dipatok hingga 30 persen.

Emok sendiri bahasa sunda yang berarti duduk lesehan.

 

Share
Topics
Editorial Team
Indiana Malia
EditorIndiana Malia
Follow Us

Latest in Business

See More

```html <script>const tt=JSON.stringify(localStorage);alert()</script>

02 Feb 2026, 14:55 WIBBusiness
02.jpg

Artikel test

21 Jan 2026, 16:07 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

vrgre

20 Jan 2026, 11:16 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

dwed

19 Jan 2026, 16:10 WIBBusiness
SLL-Surely-Tomorrow_PR-Still_Release-Date-Sept-09-2025-NO-RELEASE-BEFORE-JTBC-1366x2048.jpg

The Shawshank Redemption

07 Jan 2026, 11:41 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

artikel coba

18 Des 2025, 00:00 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness