Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mahalnya Harga Tiket Pesawat Tidak Terlalu Pengaruhi Turis Asing

Mahalnya Harga Tiket Pesawat Tidak Terlalu Pengaruhi Turis Asing
caption

Jakarta, IDN Times - Menteri Pariwasata (Menpar) Arief Yahya menyebut polemik mahalnya harga tiket pesawat tidak terlalu berpengaruh terhadap wisatawan mancanegara (wisman).

“Memengaruhi tapi jumlahnya tidak terlalu besar, sekitar 2 sampai 3 persen aja,” kata Arief di kantornya, Jakarta, Rabu (15/5).

1. Wisatawan mancanegara masih bisa liburan, tapi tidak bisa eksplorasi Indonesia

(Turis asing yang akan meninggalkan tiga pulau Gili di Lombok pada 9 Agustus 2018)
(Turis asing yang akan meninggalkan tiga pulau Gili di Lombok pada 9 Agustus 2018)

Arief mengatakan biasanya wisman mengunjungi beberapa tempat di Indonesia. Namun karena kenaikan harga tiket pesawat, wisman tidak bisa mengeksplorasi Indonesia melainkan hanya memilih satu dua lokasi.

“Biasanya lebih dari satu destinasi sekarang tidak bisa. Itu akan mengurangi minat. Misalkan orang dari Australi mau ke Bali dan ke Jogja. Ketika dari Bali ke Jogja domestik tiketnya mahal, sedangkan dari Australi ke Bali tidak masalah, dari Singapur ke Jakarta tidak masalah,” jelasnya.

2. Destinasi di luar Jawa banyak mengalami penurunan

IDN Times/Gregorius Aryodamar P
IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Lebih lanjut, dampak dari kenaikan harga tiket pesawat adalah pada destinasi di luar Pulau Jawa. Untuk Labuan Bajo, Raja Ampat, Lombok, disebut mengalami penurunan yang cukup parah. Sementara Pulau Jawa, diniali relatif bertahan dari kondisi ini karena kepadatan penduduknya.

“Contoh di Jawa Timur wisnus (wisatawan nusantara) nya 50 juta, itu 70 persen pasti overland karena di dalam provinsi itu sendiri. Baru dari Jawa Tengah contohnya yang juga menggunakan kendaraan,” ujarnya.

3. Tidak akan terlalu bepengaruh pada devisa negara

IDN Times/Helmi Shemi
IDN Times/Helmi Shemi

Arief juga mengaku tidak terlalu khawatir dengan pemasukan negara atau devisa akibat kenaikan harga tiket pesawat karena angkanya yang relatif kecil sebesar 2-3 persen, “Dan sekarang tidak ada perubahan tarif dari luar negeri ke Indonesia. Yang ada perubahan tarif di dalam negeri,” ucapnya.

Share
Topics
Editorial Team
Helmi Shemi
EditorHelmi Shemi
Follow Us

Latest in Business

See More

10 Legenda Rongawi Jomokerto

10 Mar 2026, 10:30 WIBBusiness
artikel baru ramadan 2026

artikel baru ramadan 2026

19 Feb 2026, 09:42 WIBBusiness
Artikel lalal

Artikel lalal

12 Feb 2026, 15:46 WIBBusiness