Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Times/Hana Adi Perdana
IDN Times/Hana Adi Perdana

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan merasa geram dengan salah seorang profesor asal Universitas Indonesia (UI) yang mengkritik Presiden Jokowi dan perekonomian Indonesia berlebihan.

Sayang, Luhut tidak merinci kritik apa yang disampaikan oleh profesor UI itu. Dirinya juga tidak merinci siapa sosok yang dimaksud.

"Jadi makanya terus terang kemarin saya agak kecewa mendengar ada profesor doktor UI lagi, memberikan kritik pada Presiden yang menurut saya keterlaluan," ujarnya di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Jumat (11/10).

1. Ingin bertemu

IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Mantan Menko Polhukam ini menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan sosok profesor UI tersebut. Menurut dia, berpendapat merupakan hak semua warga negara, asal tidak berlebihan.

"Karena tujuannya itu harusnya belajar menghormati orang. Dia mau men-down grade orang? Menurut saya sangat tidak pantas. Sangat tidak pantas saudara tersebut, profesor itu, ngomong kayak itu," tegas dia.

2. Perekonomian Indonesia masih baik

IDN Times/Uni Lubis

Luhut menyampaikan, kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih cukup baik. Kondisi ini lebih baik dibanding negara-negara lainnya yang sama-sama terdampak dari gejolak perekonomian global.

"Jadi saya melihat sih ekonomi Indonesia, ya, walau pun saya seorang tentara tapi kan saya pelaksana, pelaku, dan banyak orang sekeliling saya orang-orang ahli ekonomi dan saya banyak diskusi. Jadi selama 9 tahun ya saya jadi agak pintar juga. Jadi menurut saya kita dalam kondisi yang masih baik. Tapi perlu super kehati-hatian kita," jelas Luhut.

3. Jokowi punya orang-orang hebat di sampingnya

IDN Times/Hana Adi Perdana

Selain itu, Luhut juga menyebut jika Presiden Jokowi punya orang-orang hebat di sektor perekonomian yang ada mendampinginya. Sosok seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo jadi beberapa di antaranya.

"Saya kira itu kombinasi yang bagus. Dan kita punya eksekutor-eksekutor yang lumayan ahli di lapangan. Dan lebih daripada itu Presiden Joko Widodo itu seorang yang sangat cepat dan berani dan mudah dengan kita berkomunikasi," ungkap dia.

"Dan beliau dikagumi banyak pejabat-pejabat negara yang saya ketemu selama saya kunjungan ke luar ini. Jadi semua ingredient succesful itu kita punya," tambah Luhut.

Editorial Team