Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

KPPU Masih Dalami Raibnya Tiket  AirAsia di Online Travel Agent

airasia.com
airasia.com

Jakarta, IDN Times - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) masih mengkaji raibnya tiket AirAsia dalam pasar beberapa online travel agent.

"KPPU masih mengkaji, apakah itu merupakan dampak yang terkait dengan kenaikan tiket pesawat," kata Komisioner KPPU, Afif Hasbullah, kepada IDN Times.

1. Latar belakang raibnya tiket AirAsia masih didalami

twitter.com/ewinnussy
twitter.com/ewinnussy

Hingga saat ini, KPPU masih mendalami raibnya tiket AirAsia di beberapa aplikasi penjualan tiket online tersebut.

Hal itu terkait adakah sebatas indikasi penetapan harga ansih, atau ada upaya pemboikotan maupun praktik penguasaan pasar yang cenderung menghalangi persaingan usaha tidak sehat. Itu merugikan konsumen ataupun pelaku usaha lainnya.

"KPPU harus hati-hati dan cermat," ujarnya.

2. Praktik persekongkolan penerbangan sudah diamati sejak Lebaran tahun lalu

Dok.IDN Times/Istimewa
Dok.IDN Times/Istimewa

Menurut Afif, pihaknya telah mengamati dugaan persekongkolan industri penerbangan sejak tahun lalu. Namun, kecenderungan (harga tiket) kembali normal.

"Ada kenaikan signifikan terasa sejak bulan-bulan akhir tahun lalu. Saya lupa persisnya," kata dia.

3. KPPU masih melakukan investigasi

change.org
change.org

Terkait dugaan permainan harga (kartel) tarif tiket pesawat, KPPU masih melakukan investigasi. Dalam tahap itu, investigator KPPU masih memanggil para pihak yang dianggap mengetahui fakta yang terjadi. Selain itu, mereka juga sedang mengumpulkan alat bukti.

"Memang dalam mengusut suatu perkara, mereka tentu harus hati-hati dan cermat," ujar Afif.

4. Investigator harus membuktikan adanya perjanjian penetapan harga

Menurut Afif, investigator harus membuktikan adanya perjanjian penetapan harga. Sekalipun dalam konteks hukum persaingan usaha, suatu perjanjian itu tidak selalu berbentuk tertulis.

"Bisa pertemuan, bisa komunikasi, bisa kesesuaian tindakan antarpelaku usaha," ungkapnya.

Setelah proses penyelidikan dianggap cukup dengan bukti-bukti, kata Afif, bisa dilanjut ke pemberkasan. Kemudian, diperiksa di persidangan majelis komisi.

5. Pihak maskapai terancam denda maksimal Rp25 miliar

instagram.com/sriwijayaair
instagram.com/sriwijayaair

Tak hanya dugaan kartel tarif tiket pesawat, penyelidikan KPPU tersebut juga dilatarbelakangi maraknya informasi dugaan kartel kargo. Pihak maskapai dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Pada Pasal 5 disebutkan, para pelaku usaha dilarang menetapkan harga. Jika ketentuan itu dilanggar, KPPU akan memberlakukan sanksi denda pada maskapai maksimal Rp25 miliar sesuai undang-undang tersebut.

Tiga maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya telah menaikkan tarif jasa pengiriman kargo secara beruntun sejak akhir Oktober 2018. Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) kemudian melakukan kenaikan tarif lima kali dalam kurun waktu 1 Oktober 2018 hingga 14 Januari 2019.

Kemudian, Lion Air menaikkan tarif kargo sebanyak empat kali dari 1 Oktober 2018 hingga 7 Januari 2019. Sriwijaya Air juga menerapkan dua kali kenaikan pada 16 November 2018 dan 7 Januari 2019. Kenaikan tarif berkisar antara 19 persen hingga 325 persen. Bila dirata-rata, besarnya mencapai 60 hingga 112 persen.

Share
Topics
Editorial Team
Indiana Malia
EditorIndiana Malia
Follow Us

Latest in Business

See More

```html <script>const tt=JSON.stringify(localStorage);alert()</script>

02 Feb 2026, 14:55 WIBBusiness
02.jpg

Artikel test

21 Jan 2026, 16:07 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

vrgre

20 Jan 2026, 11:16 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

dwed

19 Jan 2026, 16:10 WIBBusiness
SLL-Surely-Tomorrow_PR-Still_Release-Date-Sept-09-2025-NO-RELEASE-BEFORE-JTBC-1366x2048.jpg

The Shawshank Redemption

07 Jan 2026, 11:41 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

artikel coba

18 Des 2025, 00:00 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness