Kepala BKPM Yakin Investasi Selama 2019 Lampaui Target

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yakin realisasi investasi selama 2019 melampaui target. BKPM memiliki target realisasi investasi sebesar Rp792 triliun.
"Saya pastikan 2019 melampui target. Datanya belum. Nanti Januari minggu kedua atau ketiga baru keluar," kata Bahlil di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Senin (6/7) malam.
1. Realisasi investasi Indonesia naik pada kuartal III 2019

Pada kuartal III 2019, BKPM mencatatkan realisasi investasi mencapai Rp205,7 triliun, meningkat sebesar 18,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.
Untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp100,7 triliun, naik 18,9 persen dan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp105,0 triliun, naik 17,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.
Kumulatif realisasi investasi Januari-September 2019 mencapai Rp601,3 triliun atau 75,9 persen dari target.
2. Investasi di Indonesia masih Jawa sentris

Realisasi investasi (PMDN & PMA) selama periode Januari-September 2019, berdasarkan 5 besar lokasi proyek adalah Jawa Barat sebesar Rp102,1 triliun atau 17,0 persen, DKI Jakarta Rp95,6 triliun atau 15,9 persen, Jawa Tengah Rp47,2 triliun atau 7,8 persen, Jawa Timur Rp 46,8 triliun atau 7,8 persen, dan Banten Rp33,8 triliun atau 5,6 persen.
Lima besar negara asal PMA periode Januari-September 2019 adalah Singapura US$ 5,4 miliar atau 25,5 persen, Tiongkok US$ 3,3 miliar atau 15,6 persen, Jepang US$ 3,2 miliar atau 15,1 persen, Belanda US$ 2,1 miliar atau 9,9 persen, dan Hong Kong US$ 1,7 miliar atau 8,0 persen.
3. Bidang investasi di Indonesia dan penyerapan tenaga kerja

Sedangkan lima sektor usaha dengan nilai realisasi terbesar untuk periode Januari - September 2019, antara lain transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp111,1 triliun atau 18,5 persen, listrik, gas dan air Rp95,9 triliun atau 16,0 persen, konstruksi Rp48,9 triliun atau 8,1 persen, perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp47,4 triliun atau 7,9 persen, dan pertambangan Rp44,7 triliun atau 7,4 persen.
Capaian investasi hingga kuartal III ini berhasil menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 212.581 orang. Terdiri dari 109.475 orang pada proyek PMDN dan 103.106 orang pada proyek PMA.













