KAI dan MRT Bentuk Usaha Patungan, Erick Thohir: Akhirnya Terealisasi

Jakarta, IDN Times - PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Kereta Api Indonesia meneken perjanjian pemegang saham pendirian perusahaan patungan bernama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek. Kerja sama digalang untuk mengintegrasikan dua moda ini.
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William P Sabandar, dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro dan disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan.
1. Merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi

Erick Thohir mengatakan perjanjian tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden mengenai pengelolaan sistem moda transportasi yang terintegrasi.
"Arahan Presiden adalah untuk membentuk perusahaan yang melakukan pengelolaan moda transportasi publik yang terpadu dan terintegrasi. Alhamdulillah arahan tersebut dapat terealisasikan hari ini dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT KAI dan PT MRT," jelas Erick di Kementerian BUMN, Jakarta, Jum'at (10/1).
2. Akan mengelola 72 stasiun di Jabodetabek

Dalam kesempatan yang samaan Anies Baswedan menyampaikan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek ini akan mengelola 72 stasiun di Jabodetabek.
Selain itu, perusahaan patungan ini juga akan membuat sistem kartu perjalanan yang mengintegrasikan KRL, MRT, LRT, dan Tranjakarta.
"Ada hal yang penting yaitu ekonomisnya dan efisiensinya. Maka dari itu transportasi umum ini dipersatukan, bus, kereta, MRT, LRT. Tiketnya semua akan terintegrasi dan betapa mudahnya warga dalam menggunakan kendaraan umum," ucapnya.
3. Perusahaan patungan tersebut akan mengembangkan 4 stasiun eksisting

Anies mengatakan, perusahaan patungan ini akan mengembangkan empat stasiun eksisting menjadi Transport Oriented Development (TOD).
Empat stasiun tersebut Stasiun Juanda, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Sudirman. "Harapannya transportasi Jakarta akan menjadi transportasi kelas dunia," ujarnya.













