Jakarta, IDN Times - Sedia payung sebelum hujan. Peribahasa itu menjadi cerminan dari dana darurat. Dana ini ibarat payung yang akan melindungi kita dari air hujan yang turun membasahi bumi.
Dana darurat adalah salah satu solusi dalam menghadapi situasi genting. Sebab, tidak semua kondisi darurat bisa diselesaikan dengan mudah, khususnya berkaitan dengan uang.
Perlu diketahui juga, bahwa dana darurat berbeda dengan tabungan dan investasi. Dana darurat lebih spesifik pada anggaran yang dipersiapkan saat kondisi darurat, semisal bencana alam, kebakaran, dan musibah lainnya yang tidak terduga.
Nah, baru-baru ini terjadi bencana banjir yang menimpa sejumlah wilayah di Jabodetabek dan Banten. Kondisi itu tentu perlu diantisipasi dengan dana darurat. Sebab, pengeluaran menjadi lebih besar dari biasanya.
Perencana Keuangan dari OneShildt Financial Planning Agustina Fitria Aryani menyarankan pentingnya bagi masyarakat mempersiapkan dana darurat.
"Kalau cuaca begini (hujan angin) terus otomatis akan keluar banyak. Sehingga ini jadi salah satu gunanya kita punya dana darurat," kata Agustina kepada IDN Times, Sabtu (4/1).
Lalu, berapa sih dana darurat yang perlu disiapkan? Yuk simak tipsnya.
