Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ini Jurus Pemerintah Perbesar Kapasitas Ekonomi RI

Ini Jurus Pemerintah Perbesar Kapasitas Ekonomi RI
IDN Times/Hana Adi Perdana

Jakarta, IDN Times - Pihak Istana mengklaim telah melakukan tiga hal dalam lima tahun terakhir untuk memperbesar kapasitas ekonomi dalam negeri. Kapasitas yang dimaksud adalah dalam rangka mendorong potensi pertumbuhan ekonomi menjadi lebih besar lagi.

Staf khusus Presiden bidang ekonomi, Ahmad Erani Yustika mengatakan, ada tiga hal yang sudah dilakukan pemerintah untuk memperbesar kapasitas ekonomi. Kapasitas itu dijelaskan Erani dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (16/7).

1. Pembangunan infrastruktur

IDN Times/Gregorius Aryodamar P
IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Menurut Erani, salah satu syarat untuk memperbesar kapasitas ekonomi dalam negeri adalah dengan membangun infrastruktur. Pembangunan itu, lanjut dia, menjadi penunjang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih besar.

"Investasi tidak bisa direalisasikan kalau kurang tersedia infrastruktur. Hal itu yang membuat potensi itu hanya kalkulasi di atas kertas. Jadi infrastruktur itu memastikan itu," tuturnya.

2. Penerbitan dan reformasi regulasi

freepik
freepik

Faktor kedua ini diklaim telah banyak dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Berbagai macam penerbitan regulasi hingga reformasi dilakukan untuk mempermudah kegiatan ekonomi di dalam negeri.

Online Single Submission (OSS) misalnya, sistem itu diluncurkan guna mendukung kebijakan pemerintah dalam mempermudah izin investasi.

"Bagaimana aspek yang terkait dengan regulasi, di satu sisi bisa memandu, tapi di sisi lain jika itu di produksi dengan kurang mempertimbangkan aspek yang bisa mempermudah kegiatan ekonomi dalam hal ini investasi maka regulasi tidak produktif lagi. Dia tidak menjamin tapi malah menjadi persoalan," jelas Erani.

3. Menggenjot produktivitas

Bursa Tenaga Kerja Job Fair di Bandung_0422.jpg
Bursa Tenaga Kerja Job Fair di Bandung_0422.jpg

Upaya menggenjot produktivitas, menurutnya, bisa dibilang sudah dilakukan pemerintah. Kebijakan pendidikan vokasi adalah salah satu langkah dalam mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan produktifitas.

Erani berpendapat, faktor ini menjadi penting agar bisa menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dan perbaikan regulasi yang telah dilakukan pemerintah. "Oleh karena itu formulasi APBN terkait manusia itu ditingkatkan luar biasa besarnya," ujarnya.

Share
Topics
Editorial Team
Hana Adi Perdana
EditorHana Adi Perdana
Follow Us

Latest in Business

See More

10 Legenda Rongawi Jomokerto

10 Mar 2026, 10:30 WIBBusiness
artikel baru ramadan 2026

artikel baru ramadan 2026

19 Feb 2026, 09:42 WIBBusiness
Artikel lalal

Artikel lalal

12 Feb 2026, 15:46 WIBBusiness