Bantul, IDN Times - Kementerian Perindustrian menghadirkan program restrukturisasi untuk menggenjot ekspor industri furnitur mencapai US$5 miliar pada 2024.
"Produktivitas di industri furnitur memegang peranan penting. Selain faktor sumber daya manusia, ketersediaan peralatan produksi seperti mesin yang memadai adalah sesuatu yang harus dipenuhi," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKM) Kemenperin Gati Wibawaningsih usai membuka Jogja International Furniture and Craft Fair (JIFFINA) di Jogja Expo Center (JEC), Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (13/3).
