Jakarta, IDN Times - Harga minyak dunia pada 2020 diprediksi mencapai US$65 per barel. Chief Economist CIMB Niaga Adrian Panggabean mengatakan, hal itu dipengaruhi tiga faktor, yaitu pertumbuhan global, volume perdagangan dunia, dan geopolitik.
"Pertumbuhan global terus direvisi ke bawah oleh semua agensi, sehingga dari pertumbuhan yang rendah itu konsumsi juga turun," kata Adrian di Jakarta, Selasa (26/11).
