Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arief Budimanta menyarankan agar pemerintah tidak agresif dalam melakukan impor, terutama untuk bahan baku.
Hal tersebut disampaikannya, menyusul angka neraca perdagangan per April yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa hari lalu, tercatat defisit US$2,5 miliar atau paling besar sejak enam tahun terakhir.
