Harga Cabai Merah Kian Pedas, Kemendag Klaim Mulai Ada Penurunan

Jakarta, IDN Times - Dalam beberapa bulan terakhir, harga cabai terus mengalami lonjakan. Bahkan harga cabai terus merangkak naik setiap hari.
Mengutip situs resmi info pangan, harga komoditas cabai merah besar hari ini, Selasa (6/8) mengalami kenaikan Rp361 menjadi Rp70.785 per kilogram. Sementara cabe rawit merah melonjak tajam menjadi Rp85.659 per kilogram atau naik Rp829.
1. Kekurangan pasokan menjadi penyebab cabai merah naik

Diretoral Jendral Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Tjahya Widyanti mengatakan kenaikan harga cabai merah disebabkan karena kurangnya pasokan. Hal itu terkait musim kemarau.
"Jadi gini, setelah kami telusuri, contohnya saja yang masuk ke pasar induk kramat jati tidak seperti pasokan normal. Pasokan normal bisa sampai 100-125 ton per hari, ini cuma ada sekitar 90 ton, dari situ kita tahu pastinya karena supply yang kurang," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/8).
2. Panen cabai tidak banyak, tapi harga diklaim menurun

Selanjutnya, Tjahya menjelaskan produksi cabai kali ini memang tidak banyak. Hal tersebut menurutnya, berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh produsen cabai kepada dirinya.
"Saya komunikasi dengan temen-teman dari Kementan, dikasih sih saya nomor kontak produsen (cabai), mereka mengakui bahwa panennya tidak banyak," tuturnya.
Kendati begitu, ia mengklaim bahwa harga saat ini sudah mulai mengalami penurunan di berbagai daerah.
"Mudah-mudahan tidak lama lagi (harga turun). Sekarang udah agak turun menjadi Rp40 ribuan per kilo. Kecuali cabe rawit merah, itu tinggi. Ini terbalik, waktu lebaran itu harga Rp10.000-Rp15.000,” ucapnya.
3. Impor menjadi pilihan terakhir

Terlepas dari itu, dia mengatakan jika harga cabai masih terus tinggi, tak menutup kemungkinan cabai akan diimpor. Namun, menurut Tjahya, itu menjadi keputusan terakhir karena ada beberapa hal yang masih akan dipertimbangkan.
"Nanti ya saya kaji dulu, saya ngga berani bicara detail ini kan keputusan yg terakhir.Saya lihat dari tiga pilar inflasi, impor, dan neraca perdagangan. Kalau itu terganggu baru, itu pokoknya keputusan terakhir lah," tutupnya.
4. Cabai merah salah satu penyumbang terbesar inflasi Juni

Berdasarkan catatan IDN Times sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan cabai menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap total komoditas bahan makanan yang menyebabkan inflasi sebesar 0,80 persen pada Juni 2019.
"Ada kenaikan indeks dari 154, 52 pada Juni 2019 menjadi 155,75 pada Juli 2019," ungkap Suhariyanto di Kantor BPS Jakarta, Kamis (1/8) lalu.
Sebagai informasi, Inflasi pada cabai merah sebesar 0,20 persen dan cabai rawit sebesar 0,06 persen.

















