Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Times/Hana Adi Perdana
IDN Times/Hana Adi Perdana

Jakarta, IDN Times - Era digital yang kian berkembang tidak melulu memberi dampak negatif. Justru perkembangan tersebut telah dinikmati banyak orang, khususnya dalam ekonomi keuangan digital.

Indonesia adalah salah satu yang cukup pesat perkembangannya dalam ekonomi keuangan digital. Sudah mulai banyak kegiatan yang dilakukan secara digital. Sebut saja pembayaran jual-beli barang lewat toko ritel maupun secara online.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo tak menampik soal perubahan dinamika tersebut. Dia mengakui, sudah semakin banyak kegiatan ekonomi yang dilakukan secara digital.

"Semakin hari ekonomi keuangan digiral ada di sekitar kita. Mulai dari yang milenial sampai kolonial sudah mengembangkan ekonomi keuangan digital," ujarnya dalam Indonesia Fintech Forum 2019 di Aula Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (4/9).

1. Kemudahan bertransaksi

IDN Times/Helmi Shemi

Digitalisasi yang merambah pada sektor keuangan, lanjut Perry, semakin memudahkan masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonominya. Apa yang terjadi saat ini, dinilai baru permulaan dari perkembangan yang lebih besar ke depannya.

"Kalau dulu makan kita harus ke restoran, sekarang tinggal klik, klik, klik, makanan datang. Dulu yang pelru duit buat investasi tinggal klik.. klik.. klik, investor datang. Yang dulu bayar kaos di bankm, sekarang semua pakai teknologi. Bahkan kolega yang mau pijet, sekarang tukang pijet datang ke rumah," jelas dia.

"Inilah dunia yang akan terus berkembang ke depan, keniscayaan yang akan terjadi di Indonesia. It just the beginning," sambungnya.

2. Teknologi digital buat konsumen semakin menjadi raja

dokumen pribadi

Lebih lanjut, Perry mengungkapkan bahwa saat ini pengaruh teknologi digital sudah cukup besar di Indonesia. Dari total populasi Indonesia yang ada saat ini, Perry menyebut ada 150 juta penduduk yang sudah terbiasa bertransaksi lewat internet maupun sosial media.

Selain itu, teknologi digital juga membuat konsumen atau customer semakin seperti raja. Apa yang mereka inginkan bisa tersedia dengan cara yang mudah.

"Teknologi digiral mengubah semuanaya, dari AI, cloud computing, robotic, mengubah semuanya di ekonomi yang kitan lakukan manual.
penggunaan digital memungkinkan customer adalah the king. Apa yang diinginkan customer bisa disediakan lewat digital dengan mudah," tuturnya.

3. Perry ingin anak muda semakin kreatif

IDN Times/Hana Adi Perdana

Melalui penyelenggaraan IFF 2019, Perry berharap akan semakin banyak anak muda yang kian kreatif dan mengoptimalkan kemajuan teknologi untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dan berkontribusi bagi perekonomian Indonesia.

"Forum ini adalah ajang yang muda yang berkarya, yang muda yang berinovasi, yang muda yang berenterpreneurship.
Karena hari ini anda semua banyak memiliki kesempatan. Inilah dunia baru Indonesia yang betul-betul sesuai garis kepemimpinan presiden bagaimana menuju dan memanfaatrkan era ekonomi keuangan digital," ujarnya.

Editorial Team