Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ganjil Genap Diperluas, Grab Minta Taksi Online Dikecualikan

IDN Times/Arief Rahmat
IDN Times/Arief Rahmat

Jakarta, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menerapkan perluasan sistem ganjil-genap di 25 ruas jalan di Jakarta. Kendati, saat ini perluasan sistem ganjil-genap masih sebatas uji coba hingga 6 September 2019.

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan pihaknya berharap agar Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan taksi online untuk dikecualikan. 

"Kami memberikan usulan untuk memberikan pengecualian kepada taksi online yang ujung-ujungnya adalah memudahkan masyarakat juga. Kedua juga membantu kestabilan ekonomi bagi para pengemudi taksi online," ujarnya di kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (13/8). 

1. Kontribusi taksi online

Menurut Ridzki, kehadiran taksi online memberi banyak manfaat bagi masyarakat. Di sisi lain, mereka juga membantu upaya pemerintah dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. 

"Saya kira, taksi online ini kan sudah diakui juga sebagai transportasi publik, jadi pertama adalah dia mendukung kegiatan perekonomian lalu kedua juga mendukung program untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi," ujarnya.

Menurut dia, volume layanan taksi online dalam satu hari bisa 10 hingga 20 kali. Jumlah itu tentu signifikan jika dilayani oleh banyak taksi online.

Sehingga, menurut saya sangat fair jika ganjil genap dilakukan pengecualian juga untuk taksi online karena kami melihat kepada mitra pengemudinya," terangnya.

2. Ganjil genap bisa rugikan pengemudi

ANTARA FOTO/Didik Suhartono
ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Selain itu, penerapan ganjil genap dianggap membuat banyak pengemudi kehilangan penghasilannya. Sebab, waktu mereka untuk mencari rezeki menjadi berkurang lantaran ada ganjil genap. Oleh karena itu, dia berharap kebijakan ganjil genap dipertimbangkan kembali untuk taksi online.

"Tentunya, kita tidak mau ada impact massal terhadap penurunan pendapatan," tuturnya.

3. Daftar perluasan ganjil genap

Penerapan ganjil genap di Bali
Penerapan ganjil genap di Bali

Berikut ruas jalan yang terkena perluasan sistem ganjil genap:

- Jalan Pintu Besar Selatan

- Jalan Gajah Mada

- Jalan Hayam Wuruk

- Jalan Majapahit

- Jalan Sisingamangaraja

- Jalan Panglima Polim

- Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang)

- Jalan Suryopranoto

- Jalan Balikpapan

- Jalan Kyai Caringin

- Jalan Tomang Raya

- Jalan Pramuka

- Jalan Salemba Raya

- Jalan Kramat Raya

- Jalan Senen Raya

- Jalan Gunung Sahari

Share
Topics
Editorial Team
Hana Adi Perdana
EditorHana Adi Perdana
Follow Us

Latest in Business

See More

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness
E_8IbBkVIAk8LeP.jpg

artikel community 3

28 Nov 2025, 15:16 WIBBusiness
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

Cek carousel

24 Nov 2025, 10:02 WIBBusiness
ss_0b9594934db8a1457c915e200f9d0d9b447a3df4.1920x1080.jpg

Artikel test data

21 Nov 2025, 13:41 WIBBusiness
Nulla facilisi

dwedwe

19 Nov 2025, 14:39 WIBBusiness