Jakarta, IDN Times - Target tinggi dipatok pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang dibacakan dalam nota keuangan. Salah satunya adalah target inflasi sebesar 3,1 persen.
Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eko Listiyanto menilai target inflasi tersebut susah dicapai. Apalagi, jika dilihat realisasi capaian inflasi secara kumulatif Januari - Juli 2019, sudah mencapai 3,32 persen.
"Inflasi yang target 3,1 persen itu susah dicapai. Sekarang saja sudah 3,32 persen," ujarnya dalam diskusi di Kantor INDEF, Jakarta, Senin (19/8).
