Dimulai dengan memotong gabus dari ukuran 1,5 cm, 2 cm, 2,5 cm, 3,5 cm dan 4,5 cm, Gandung menjadikannya dalam bentuk yang didominasi lonjong dengan bantuan kertas amplas.
Menggunakan jeruji sepeda, potongan ditusuk lantas dibentuk dengan mesin bubut untuk menghasilkan bentuk pelampung yang diinginkan. Sedangkan untuk tempat senar, Gandung menggunakan potongan pipa plastik kecil yang berasal dari alat pembersih telinga (cotton bud).
Gabus kotak buah anggur impor, menurut Gandung, merupakan bahan terbaik dibandingkan jenis gabus yang lain. Memiliki serat yang lebih kecil, gabus tersebut memiliki kepadatan lebih keras dan ringan.
"Saya harus berburu gabus bekas ke pedagang buah dengan harga satu buah Rp3.000. Saat ini gabus ini sulit didapatkan karena bersaing dengan petani yang memanfaatkannya sebagai media tanam pembibitan," ungkapnya.