Sampit, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menimbulkan asap cukup parah. Hal itu dirasakan sangat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
"Saya perkirakan, sekitar 50 persen aktivitas ekonomi masyarakat Kotawaringin Timur lumpuh akibat kebakaran lahan dan asap. Aktivitas di bandara terganggu, lalu lintas jalan darat pun terhambat terbatasnya jarak pandang," kata Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi seperti dikutip dari Antara, Minggu (22/9).