Jakarta, IDN Times - Kementerian Keuangan bersama Kementerian Perhubungan mengumumkan pemenang proyek pengembangan Bandara Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Proyek ini dikerjasamakan lewat skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Ada lima konsorsium terpilih yang ikut lelang. Dari jumlah itu, sebanyak tiga di antaranya melanjutkan ke proses pengajuan dokumen penawaran. Ketiga konsorsium tersebut yaitu konsorsium CAS dengan anggota PT Cardig Aero Service (CAS), Changi Airports International Pte Ltd. (CAI) dan Changi Airports MENA Pte Ltd.
Kemudian, konsorsium Komodo yang beranggotakan PT. Angkasa Pura II (Persero), PT. Brantas Abipraya (Persero), PT. Adhi Karya (Persero), Citilink Indonesia dan Muhibbah Engineering). Terakhir, Konsorsium IWEG dengan anggota Egis, Wika Gedung, Interport dan PGN Solution.
Lelang proyek tersebut telah dimenangkan oleh konsorsium PT Cardig Aero Services Tbk, Changi Airport International PTE LTD, dan Changi Airports Mena PTE LTD.
"KPBU Labuan Bajo setelah melalui satu tahapan, setelah proses yang ketat, dengan suatu ketelitian kami terima kasih ke PII dan surveyor dan panel ahli. Maka diumumkan bahwa CAS dan Changi menjadi pemenangnya," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/12).
