Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bos Krakatau Steel Bertemu dengan Wamen 1 BUMN, Bahas Apa?

IDN Times / Auriga Agustina
IDN Times / Auriga Agustina

Jakarta, IDN Times - Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mendatangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk bertemu dengan Wakil Menteri 1 BUMN Budi Sadikin. Silmy mengatakan tujuan pertemuan tersebut untuk membahas penyehatan kinerja Krakatau Steel karena perseroan tersebut akan menjadi salah satu prioritas Menteri BUMN.

"Nah ini ditangani secara intensif dengan harapan seratus hari pak Erick bergabung di Kementerian BUMN, ini banyak progres yang bisa dilakukan untuk penyehatan Krakatau Steel," kata kata bos BUMN yang bergerak di bidang baja tersebut, Kamis (21/11).

1. Menteri dan wamen mempercepat penyehatan Krakatau Steel dengan percepatan resktrukturisasi utang

Dok. Istimewa / Krakatau Steel
Dok. Istimewa / Krakatau Steel

Selanjutnya ia menjelaskan, ada progres yang sudah dilakukan menteri dan wakil menteri BUMN untuk mempercepat penyehatan Krakatau Steel, salah satunya lewat percepatan resktrukturisasi utang.

"Kan ada empat bank yang masih proses dalam hal restrukturisasi, ini kita sudah melihat bahwa sudah semakin cepat penyelesaian terhadap empat bank," tuturnya usai bertemu Budi Sadikin.

2. Kementerian BUMN ingin membenahi regulasi baja nasional

Dok. Istimewa / Krakatau Steel
Dok. Istimewa / Krakatau Steel

Kementerian BUMN juga ingin membenahi regulasi baja nasional dalam rangka substitusi impor. Sebab, kata Silmy, impor baja merupakan salah satu yang menekan neraca perdagangan Indonesia.

"Kita tahu bahwa baja merupakan salah satu penekan neraca perdagangan nomor 3 dengan impor sebesar US$ 6 miliar. Ini kan gak baik buat perekonomian nasional. Tadi kita mendiskusikan juga apa yang bisa diperbaiki kita usulkan menjadi satu regulasi yang fair buat semua pihak," ucapnya.

3. Membahas rencana Jokowi ke Korea Selatan dan kerja sama dengan Posco

IDN Times/Fitang Budhi Adhitia
IDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Selain itu dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas rencana kunjungan Presiden Joko "Jokowi" Widodo ke Korea Selatan sekaligus rencana peningkatan kerja sama investasi.

"Kita diskusi juga kerja sama dengan Posco. Kita tahu Pak Presiden akan ke Korea di sini juga terkait kerja sama Posco ke depan akan akan seperti apa. Misalnya dalam hal mewujudkan kluster 10 juta ton di Cilegon kurang lebih 2023-2025 itu kapasitasnya segitu," tuturnya.

Share
Topics
Editorial Team
Auriga Agustina
EditorAuriga Agustina
Follow Us

Latest in Business

See More

The Shawshank Redemption

07 Jan 2026, 11:41 WIBBusiness
surely-tomorrow-still (1).jpg

Artikel reviewed coba

22 Des 2025, 12:01 WIBBusiness
ss_8d23b9dd754ae8d287c0588641f169abe8acb86a.1920x1080.jpg

Ciba artikel table

15 Des 2025, 13:53 WIBBusiness
rthtrh

coba test lagi lagi

09 Des 2025, 14:57 WIBBusiness
ss_df1de01f93f61bd30d64e6206b606d0a15cb485f.1920x1080.jpg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:54 WIBBusiness
02.jpg

test artikel

09 Des 2025, 14:51 WIBBusiness
GVq5Zpna8AAQq-M.jpg

artikel community 2

01 Des 2025, 15:17 WIBBusiness
E_8IbBkVIAk8LeP.jpg

artikel community 3

28 Nov 2025, 15:16 WIBBusiness
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

Cek carousel

24 Nov 2025, 10:02 WIBBusiness
ss_0b9594934db8a1457c915e200f9d0d9b447a3df4.1920x1080.jpg

Artikel test data

21 Nov 2025, 13:41 WIBBusiness