Banyak Jalan Tol, Jumlah Penumpang Pesawat Turun

Tangerang, IDN Times - PT Angkasa Pura II memproyeksikan hingga akhir 2019 jumlah penumpang udara hanya mencapai sebesar 90,5 juta, angka itu turun 18 persen dibandingkan tahun 2018 yang berjumlah 112,606 juta penumpang.
"Dengan resmi, kita perkirakan pergerakan penumpang akan berpotensi menurun 18 persen atau 90,5 juta jiwa," kata Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (22/12).
1. Jumlah penumpang turun karena semakin banyak tol yang dibangun pemerintah

Direktur Teknik Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo menjelaskan, kondisi infrastruktur di Indonesia yang semakin membaik, menjadi salah satu penyebab turunnya pergerakan jumlah penumpang.
"Di Jawa karena ada infrastruktur darat yang membaik, itu jadi tantangan tol malah naik. Kalau kereta cepat Jakarta-Surabaya beroperasi, habis Jakarta-Surabaya (beralih dari udara ke darat)," ucapnya.
2. Faktor global dan eksternal juga jadi pemicu menurunnya jumlah penumpang

Secara umum, kata Djoko, industri penerbangan global memang tengah mengalami penurunan jumlah penumpang, sehingga berimbas ke industri penerbangan di Indonesia.
Belum lagi dari dalam negeri, daya beli masyarakat rendah sementara harga tiket mengalami kenaikan.
"Singapore Airlanes aja traffic turun, Malaysia bahkan mau dijual. Ada faktor global. Kenaikan harga tarif juga pemicu," ucapnya.
3. Angkasa Pura II optimistis jumlah penumpang akan kembali meningkat

Kendati begitu, meski pemerintah agresif menggenjot pembangunan infrastruktur, namun jika nantinya daya beli masyarakat Indonesia kembali stabil, Angkasa Pura II optimistis jumlah penumpang akan kembali naik.
"Dulu Jakarta-Medan bis gak laku kan? Sekarang kebalikannya. Ini kondisi market dan daya beli masyarakat yang saya tangkap itu. Demand kan akan tumbuh terus, pada saatnya akan kembali," ucap Djoko.
4. Pertumbuhan penumpang terbesar dari Bandara Soekarno-Hatta

Dari 16 bandara yang dikelola Angkasa Pura II, pertumbuhan penumpang terbesar masih berada di Bandara Soekarno-Hatta yakni mencapai 54,2 juta orang. Angka ini pun turun dari jumlah periode tahun sebelumnya yang mencapai 65,6 juta orang.
Sementara itu, pertumbuhan jumlah penumpang terendah terjadi di tiga bandara yang dikelola Angkasa Pura II. Di antaranya adalah Bandara Banyuwangi (BWX) yang mencapai 280.000 orang, Raja Haji Fasibilillah (TNJ) 305.000 orang, dan Kertajati 519.000 orang.
Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb









