Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin 23 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin 23 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Jakarta, IDN Times - Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terus memanas. Perseteruan kedua negara bakal berdampak ke negara-negara lainnya, termasuk Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan terus memantau dampak dari ketegangan kedua negara, salah satunya dalam menjaga APBN. Sebab, konflik keduanya menyebabkan peningkatan ketegangan di Timur Tengah dan berpotensi mengganggu produksi energi di wilayah tersebut.

"Jadi kita selalu menjaga APBN, ya kita lakukan saja kita akan membuat skenario. Sama seperti waktu 2018 itu juga ada gejolak yang cukup tinggi, tahun 2019 juga gejolak tinggi. Kita akan jaga," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/1). 

1. Pemerintah tidak hanya pantau dampak ke APBN, namun juga faktor lain

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. IDN Times/Hana Adi Perdana

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara tak memungkiri bahwa ketegangan kedua negara bakal memberi dampak pada Indonesia. Namun, pemerintah masih terus melihat perkembangan yang tengah berlangsung. 

"Kita akan lihat terus, ini kan Januari baru tujuh hari, kita akan lihat bagaimana pergerakannya. Nanti dampaknya ke APBN kan tentu dipengaruhi variabel-variabel lain, seperti kurs kita bagaimana, kemudian lifting kita nanti seperti apa. Itu semuanya yang kita perhatikan terus," ujar dia.

2. Perkembangan APBN dilaporkan setiap bulan

Konferensi pers APBN Kita bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Eselon Indonesia Kementerian Keuangan. IDN Times/Hana Adi Perdana

Suahasil menyampaikan, setiap bulannya Kementerian Keuangan menyampaikan perkembangan dari APBN. Lewat penyampaian itu, nantinya akan diketahui bagaimana dampak ketegangan kedua negara. 

"Setiap bulannya kan ada (konferensi pers) APBN Kita. Nanti akan kita sampaikan berapa yang terkumpul, berapa pergerakan harga minyak, berapa lifting terakhir," tutur dia.

3. Ketegangan AS-Iran picu kenaikan harga minyak

Kilang minyak Pertamina. IDN Times/Surya Aditya

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari naik US$0,22 menjadi US$63,27 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah brent untuk pengiriman Maret naik US$0,31 menjadi US$68,91 per barel di London ICE Futures Exchange.

Editorial Team