Jakarta, IDN Times - Meski dibelit sejumlah masalah, saham Garuda Indonesia menurut analis tetap dapat dipertimbangkan untuk dapat diperdagangkan pada perdagangan saham awal pekan depan, Senin (9/12).
"PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dapat dikoreksi di area Rp476 - Rp484. Garuda Indonesia berpotensi naik secara bertahap di level Rp500, Rp540, Rl640 dan Rp725," kata Analis Bimaartha Sekuritas, Nafan Aji kepada IDN Times, Minggu (8/12).
Sebagai informasi saja pada perdagangan Jumat (6/12) Saham Garuda Indonesia ditutup melemah 2,42 persen ke level Rp484 per saham.
