Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Times/Candra Irawan
IDN Times/Candra Irawan

Jakarta, IDN Times - Sebanyak 5.734 gardu terdampak banjir di Jabodetabek dan Banten. Hingga Kamis (2/1) pukul 19.00 WIB, PLN telah menyalakan 3.806 gardu distribusi. Sebanyak 1.928 gardu masih dipadamkan sementara demi keamanan warga.

“Kami menyadari bahwa dalam kondisi seperti ini listrik sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Saya lihat, PLN juga telah semaksimal mungkin untuk menyalakan listrik untuk daerah yang sudah aman,” ucap Erick dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Jumat (3/1).

1. PLN dinilai sudah baik dalam mengatur pasokan listrik

IDN Times/khaerul anwar

Erick memantau langsung pasokan listrik wilayah terdampak banjir Jabodetabek di Posko Siaga Banjir PLN Unit Induk Distribusi Jakarta. Menurut dia, PLN sudah sangat baik melakukan pengaturan pasokan listrik.

"Untuk beberapa wilayah yang memang masih mengalami banjir, PLN memadamkan pasokan listrik, itu tentu demi keamanan," katanya.

2. PLN melakukan inspeksi hingga pengecekan gardu

Direksi PLN sidak di sejumlah pembangkit jelang pergantian tahun (Dok. istimewa)

Sebelum menyalakan aliran listrik, kata Erick, PLN perlu memastikan gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan aman.

"PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir," ujar Erick.

3. Pemadaman listrik demi keamanan warga

Direksi PLN sidak di sejumlah pembangkit jelang pergantian tahun (Dok. istimewa)

PLN akan menyalakan aliran listrik setelah penandatanganan berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman. Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, dari sisi pasokan tidak ada masalah. Dia pun memohon maaf karena terpaksa harus memadamkan aliran listrik sementara. "Demi keamanan warga,” jelasnya.

Editorial Team