Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tip Aman Naik Motor Sports, Jangan Asal Ngebut

Unsplash/ Joshua Reddekopp
Unsplash/ Joshua Reddekopp

Jakarta, IDN Times - Seorang pengendara sepeda motor berinial LAW mengalami kecelakaan di Jalan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (24/11).

LAW diketahui menggunakan motor sport Yamaha R15. Ia diduga kehilangan kendali saat melaju di jalan menikung sehingga motornya menabrak pagar apartemen.

LAW mengalami luka-luka sementara pemboncengnya, yakni MA, tewas di tempat. Insiden ini cukup memprihatinkan.

Buat kamu pengguna motor sport, berikut ada beberapa tip aman berkendara agar terhindar dari kecelakaan yang bisa berujung maut.

1. Karakter motor sports berbeda dengan motor lainnya

Unsplash/Richard ciraula
Unsplash/Richard ciraula

Sebelumnya kamu harus memahami karakater motor sports itu berbeda dengan motor lain. Motor jenis ini diciptakan untuk mengejar akselerasi dan karenanya bisa melesat dengan cepat. Karena itu, sebelum memuntir tuas gas, pastikan jalanan sedang tidak padat.

2. Perhatikan kondisi jalan

Unsplash/ Joshua Reddekopp
Unsplash/ Joshua Reddekopp

Selain harus memahami karakter motor, kamu juga wajib tahu kondisi jalan. Sebab cara melahap jalan menikung tentu berbeda dengan jalan lurus.

Selain itu jalan berlubang juga menjadi musuh utama setiap pengendara. Apalagi motor sport tidak didesain untuk melaju di jalanan berlubang.

Cara paling aman adalah melaju dengan kecepatan normal, alias jangan ngebut.

3. Perhatikan teknik mengerem

Unsplash/Andrew Pons
Unsplash/Andrew Pons

Ngebut itu gampang, tinggal puntir tuas gas sedalam-dalamnya, motor pun akan melesat. Namun kamu juga harus mempelajari teknik mengerem.

Jika kamu melaju dengan kecepatan kurang dari 30 kpj, kamu bisa menggunakan rem belakang untuk menghentikan motor.

Namun jika kecepatan motormu 30-80 kpj, maka kamu harus menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Ini penting agar motor tidak melintir saat direm.

Sementara jika kamu melaju di atas 80 kpj, maka rem depan harus lebih sering digunakan. Pengereman juga harus dilakukan secara halus atau bertahap.

Share
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

[QUIZ] Dari Rutinitas Harianmu, Ini Gambaran Kondisi Kulitmu 10 Tahun Lagi

08 Jan 2026, 09:32 WIBAutomotive
fb-01108a-f1bd544f83ad24274fbff44905034b93.jpeg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:56 WIBAutomotive
In Article 1.png

test

04 Des 2025, 21:10 WIBAutomotive
ss_e3bb6b6424c6ca1f065a7ee41673f746340f20a6.1920x1080.jpg

coba quiz

27 Nov 2025, 13:39 WIBAutomotive
Gambar Kemacetan Lalu Lintas

test publish 9

26 Nov 2025, 15:13 WIBAutomotive
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

coba text

21 Nov 2025, 14:09 WIBAutomotive
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

dwedwe

21 Nov 2025, 00:00 WIBAutomotive
Nulla facilisi

ARTEIJLMDEKM

17 Nov 2025, 14:39 WIBAutomotive
ChatGPT Image Oct 29, 2025, 03_23_44 PM.png

artikel biasa

13 Nov 2025, 14:48 WIBAutomotive
ChatGPT Image Oct 29, 2025, 02_24_18 PM.png

artikel nasional

04 Nov 2025, 15:46 WIBAutomotive
ChatGPT Image Oct 29, 2025, 03_25_01 PM.png

dewd {edit} ddssf dce

29 Okt 2025, 09:05 WIBAutomotive
fb-01108a-f1bd544f83ad24274fbff44905034b93.jpeg

artikel coba

15 Okt 2025, 13:27 WIBAutomotive