Tangerang, IDN Times - Pameran otomotif GIIAS 2019 banyak menyuguhkan motor-motor ciamik. Salah satu yang menarik perhatian adalah Apache 312 cc. Motor ini menari karena desainnya yang mirip motor MotoGP.
Kenapa Si Gahar Apache 310RR Sepi Peminat di Indonesia?

1. Apache adalah kembaran BMW G310
Motor yang merupakan kembaran produk BMW Motorrad G310 ini hadir dengan mesin 312,2 cc DOHC bertenaga 34 PS pada putaran 9.700 rpm dan torsi 27,5 Nm pada 7.700 rpm. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi enam percepatan.
Kecepatan maksimum motor ini 160 km/jam dan untuk mencapai kecepatan 100 km/jam hanya dibutuhkan waktu 7,17 detik. Sangat responsif.
2. Tampilannya sangar banget
Tampilan motor ini semakin kerean dengan hadirnya beberapa fitur andalan, seperti speedometer digital dengan bentuk vertikal yang bisa menampilkan beragam informasi. Lampu bi led twin projector di depan dan LED di belakang serta suspensi sport dari KYB.
3. Harganya Rp49 juta, tersedia dalam 2 warna
Tersedia dalam dua varian warna hitam dan merah darah, Apache dibandrol dengan Rp49 jutaan.
Harga tersebut tentu jauh lebih murah dari kembarannya BMW G310 dengan beberapa spesifikasi yang sama. BMW G310 dijual dengan harga Rp108 jutaan.
4. Merek dan ketakutan akan langkanya suku cadang jadi penyebab si gahar ini kurang diminati
Dari pengamatan IDN Times, motor sangar ini memang kurang diminati para pemburu motor sport. Pamornya kalah dari Kawasaki Ninja atau Yamaha seri R.
Padahal, melihat spesifikasinya, motor ini sangat wow dengan harga yang terbilang murah di kelasnya. Beberapa pengunjung GIIAS mengatakan merek TVS yang belum terkenal dan faktor suku cadang menjadi salah satu penyebab kenapa motor ini kurang diminati.