Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Unsplash/@journey man
Unsplash/@journey man

Jakarta, IDN Times - Punya motor tapi gak mau merawat itu sama aja dengan menyusahkan diri sendiri. Sebab motor yang gak dirawat berisiko mogok di tengah jalan. Kalau sudah begitu siapa yang repot? Kamu sendiri, kan.

Apalagi kalau saat itu kamu sedang membonceng gebetanmu. Hasilnya bukan saja repot sendiri, tapi juga bikin malu. Lha, merawat motor sendiri aja gak bisa, apalagi merawat pacar?

Lagi pula merawat motor itu gak sulit, kok. Berikut 5 tips merawat motor biar performanya jos terus.

1. Pastikan pergantian oli tepat waktu

Unplash/Rafael Lopes de Lima

Oli berfungsi melumasi bagian dalam mesin. Karena itu sangat penting menggantinya setiap 1.000 km atau sebulan sekali.

Jangan sampai lupa mengganti oli hingga dua atau bahkan tiga bulan, sebab itu bisa menyebabkan mesin motormu rontok.

Kalau tarikan motor sudah berat, itu tanda kamu sudah harus membeli oli baru. Harganya gak mahal kok, hanya sekitar Rp40-50 ribu. Bayar cicilan motor bisa, mosok beli oli gak bisa?

2. Gunakan bensin sesuai oktan yang diminta

ANTARA FOTO/Reno Esnir

Sialakan baca kembali buku manual motormu, di sana pasti tertera bensin yang boleh dikonsumsi motormu. Jika pabrikan mewajibkan memakai bensin Ron90, maka jangan memakai bensin premium.

Sebab penggunaan bensin beroktan lebih rendah dari yang disarankan pabrikan bisa menyebabkan mesin bekerja lebih ektra. Kalau sudah begitu, usia mesin motormu pasti lebih pendek dari seharusnya.

3. Jangan lupa untuk mengecek kondisi ban

Dok.IDN Times/GIIAS 2019

Pastikan tekanan ban selalu dalam keadaan normal. Jika ban terlihat kempes, segera tambahkan angin. Jangan mengendarai motor dalam kondisi ban kempes.

Sebab, selain berbahaya, juga bisa membuat velg motormu peyang. Selain itu ban kempes juga menjadi penyebab motor jadi boros bensin.

4. Servis rutin setiap 5.000 Km

Ilustrasi/Unsplash.com/@seabas

Jika daya tempuh motormu sudah 5.000 Km, maka saatnya membawa motor tersebut ke bengkel untuk diservis. Sebab sangat mungkin timbul kerak pada mesin yang membuat performanya melorot. Lakukan servis setiap 5.000 Km untuk menjaga performa mesin motormu.

5. Jangan sembarangan memakai aksesoris

IDN Times/Debbie Sutrisno

Kalau kamu ingin memakai aksesoris motor, pastikan aksesoris tersebut tidak mengganggu kinerja mesin maupun kelistrikan motor.

Contoh banyak biker yang mengganti lampu standar motor mereka dengan lampu HID tanpa memperhitungkan kelistrikannya. Padahal lampu HID itu membutuhkan daya litrik yang besar. Akibatnya aki motor jadi cepat rusak.

Editorial Team